TRENGGALEK, bioztv.id – Kabar gembira datang bagi warga Trenggalek yang ingin mengadu nasib di luar negeri namun terkendala modal. BPR Jwalita resmi meluncurkan skema talangan pembiayaan khusus bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program ini telah memberangkatkan empat warga Trenggalek ke Korea Selatan dan Jepang.
Bank milik daerah ini menggagas langkah strategis tersebut melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek serta sejumlah perusahaan penyalur tenaga kerja resmi.
Solusi Biaya bagi Calon Pekerja Migran
Direktur Utama BPR Jwalita, Dwi Fraidianriani, menegaskan bahwa pembiayaan ini memberikan solusi bagi masyarakat yang memiliki tekad bekerja di luar negeri tetapi terbentur biaya awal yang tinggi.
“Kami menggandeng Pemerintah Kabupaten Trenggalek, khususnya Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Kami juga bermitra dengan PT Intersolusi Indonesia di Mojokerto untuk memfasilitasi pemberangkatan pekerja migran,” ungkap Dwi.
Hingga saat ini, skema tersebut telah membantu empat calon PMI. “Dua orang sudah berangkat ke Korea dan dua lainnya berangkat ke Jepang melalui lembaga pelatihan kerja (LPK) yang bermitra dengan kami,” jelasnya.
Skema Khusus Lebih Aman dari Kredit Biasa
BPR Jwalita menerapkan skema talangan baru yang menawarkan keunggulan dibandingkan kredit multiguna konvensional. Pada pola lama, calon PMI harus menggunakan jaminan keluarga melalui kredit umum. Kini, bank menghadirkan sistem yang lebih terstruktur dan aman.
Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan penyalur, bank mengatur secara jelas hak, kewajiban, serta sistem pembayaran yang lebih fleksibel sesuai profil pekerja migran.
“Kami menyusun PKS dan MoU dengan perusahaan penyalur agar semua pihak memiliki kejelasan, termasuk mengenai skema pembayarannya nanti. Skema ini jauh lebih spesifik dibandingkan kredit multiguna dengan penjamin keluarga,” tambah Dwi.
Membuka Peluang Kerja Global
Saat ini, BPR Jwalita menjalin kemitraan dengan dua perusahaan penyalur tenaga kerja yang berlokasi di Mojokerto dan Tulungagung. Namun, pihak bank menargetkan perluasan kerja sama dengan lebih banyak perusahaan penyalur resmi.
Melalui kerja sama formal tersebut, bank tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga mengawal proses penempatan tenaga kerja agar lebih aman, terkontrol, dan terlindungi sejak sebelum keberangkatan.
Program ini diharapkan membuka peluang kerja global bagi warga Trenggalek, khususnya di negara dengan tingkat pendapatan tinggi seperti Korea Selatan dan Jepang.(CIA)
Views: 37
















