Jaga Kesakralan Pengesahan 1.690 Warga Baru, PSHT Trenggalek Pusat Madiun Larang Konvoi & Miras

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idPersaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Trenggalek Pusat Madiun terus mematangkan persiapan menyambut agenda akbar Bulan Suro 2026. Selain menggelar malam tirakatan 1 Suro, Perguruan pencak silat ini juga akan mengesahkan 1.690 calon warga baru di Padepokan agung “Trah Hangabehi”.

Karena jumlah peserta yang akan mengikuti prosesi sakral tersebut sangat besar, pengurus cabang langsung memperkuat komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kemurnian spiritual kegiatan. Pengurus menginstruksikan seluruh anggota untuk menjauhi aksi konvoi kendaraan di jalan raya, tidak mengonsumsi minuman keras (miras), serta menghindari segala tindakan yang dapat memicu keresahan masyarakat.

Ketua Cabang PSHT Trenggalek Pusat Madiun, Wijiono, menegaskan bahwa Bulan Suro selalu menjadi momentum sakral bagi warga PSHT karena menghadirkan berbagai kegiatan spiritual dan konsolidasi organisasi.

“Sebentar lagi kita memasuki Bulan Suro tahun 1960 Jawa dan Bulan Muharram 1448 Hijriah. Kami sudah menyiapkan dua agenda besar, yaitu malam tirakatan 1 Suro dan pengesahan warga baru tahun 2026,” ujar Wijiono.

Prosesi Sakral Berpusat di Padepokan Trah Hangabehi

Masing-masing pengurus ranting akan memimpin langsung pelaksanaan malam tirakatan 1 Suro di wilayahnya. Agenda tersebut melibatkan pengurus lokal, warga PSHT, calon warga, hingga pendamping dari warga tingkat II yang menerima mandat khusus dari pengurus cabang.

Sementara itu, panitia memusatkan prosesi pengesahan warga baru di Padepokan agung “Trah Hangabehi”, yang menjadi markas besar PSHT Cabang Trenggalek Pusat Madiun. Prosesi sacral penegsahan warga baru di jadwalkan pada Malam 17 Juni 2026.

“Tahun ini, sebanyak 1.690 calon warga siap menjalani prosesi pengesahan. Kita wajib menyukseskan amanah besar ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Wijiono memastikan seluruh tahapan menuju malam pengesahan berjalan sesuai jadwal organisasi. Sebelumnya, PSHT telah menggelar uji kelayakan calon warga berbasis sistem digital pada 26 April 2026.

Selain itu, organisasi juga membekali para calon warga dengan materi khusus melalui kegiatan pembinaan yang menghadirkan narasumber dari Forkopimda Trenggalek pada 17 Mei 2026.

“Alhamdulillah, tim kami menjalankan seluruh tahapan awal dengan rapi dan lancar,” imbuhnya.

Pengurus Tegaskan Larangan Konvoi Urakan dan Miras

Menjelang rangkaian kegiatan Bulan Suro, Wijiono kembali mengingatkan seluruh warga PSHT agar menjaga nama baik organisasi dan menghormati masyarakat sekitar.

Ia menegaskan bahwa pengesahan warga baru merupakan prosesi spiritual yang sakral dan khidmat. Karena itu, anggota tidak boleh mencederai kegiatan tersebut dengan tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengimbau sekaligus memerintahkan seluruh warga PSHT Cabang Trenggalek untuk tidak menggelar konvoi kendaraan, tidak mengonsumsi minuman keras, dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Wijiono.

Wijiono juga mengingatkan bahwa setiap anggota harus bertanggung jawab secara pribadi apabila melanggar hukum maupun aturan organisasi.

“Jika ada oknum yang tetap melanggar ketentuan organisasi atau norma hukum negara, maka ia harus mempertanggungjawabkan sendiri seluruh konsekuensi hukumnya,” ujarnya.

Ajak Warga PSHT Rawat Tradisi dan Introspeksi Diri

Selain memperkuat aspek keamanan, pengurus cabang juga mengajak seluruh anggota memaknai Bulan Suro sebagai momentum introspeksi diri (mulat sarira), mempererat persaudaraan, dan menjaga nilai-nilai luhur ajaran PSHT.

Wijiono mengajak seluruh warga PSHT untuk memanjatkan doa bersama agar malam tirakatan hingga prosesi pengesahan warga baru berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

“Mari kita pegang erat kedisiplinan demi menyukseskan agenda ini. Kita berdoa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas,” pungkas Wijiono.

Dengan jumlah peserta yang mendekati 1.700 orang, prosesi pengesahan warga baru PSHT Trenggalek tahun 2026 berpotensi menjadi salah satu kegiatan terbesar selama Bulan Suro di Kabupaten Trenggalek. Karena itu, seluruh elemen organisasi harus mengedepankan disiplin dan tanggung jawab untuk menjaga kondusivitas Bumi Menak Sopal tetap aman dan damai.(CIA)

Views: 59