Tetap Bertahan & Bertarung Ditengah Lesunya Ekonomi, Omset Fighter Corporation Turun 30%

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Awal tahun 2025 menjadi tantangan berat bagi banyak pelaku usaha, tak terkecuali Fighter Corporation, perusahaan percetakan dan konveksi terbesar di Trenggalek. Lesunya perekonomian ini diduga dampak dari efisiensi anggaran. Dampaknya, perubahan di berbagai sektor membuat perusahaan ini mengalami penurunan omzet hingga 30 persen.

Namun, bagi Fighter Corporation, situasi ini bukan alasan untuk menyerah. Justru, semangat bertarung semakin dikobarkan untuk menghadapi tantangan.

Dampak Ekonomi Lesu, Omzet Menurun

Feri Bagus Setiawan, Owner Fighter Corporation, mengakui bahwa awal tahun ini membawa tantangan besar bagi dunia usaha.

“Kami tidak menutup mata terhadap kondisi saat ini. Mungkin ini juga dampak dari efisiensi anggaran di berbagai sektor. Kami merasakan penurunan omzet sekitar 30 persen,” ujarnya.

Penurunan ini tentu bukan hal yang mudah bagi perusahaan yang telah lama menjadi roda penggerak ekonomi lokal, khususnya di bidang percetakan dan konveksi. Namun, Fighter Corporation tak mau larut dalam keterpurukan.

Strategi Bertahan: Kembali ke Semangat Petarung

Bagi Feri, Fighter Corporation bukan sekadar bisnis, tetapi cerminan semangat pantang menyerah. Ia menegaskan bahwa strategi khusus telah disiapkan untuk menghadapi situasi ini.

“Kita harus safety, tetap semangat seperti nama kita, Fighter. Artinya, kita terlahir sebagai petarung. InsyaAllah, kita optimis bisa melalui ini,” tegasnya.

Optimisme ini bukan tanpa dasar. Fighter Corporation telah membuktikan ketangguhannya saat pandemi Covid-19 melanda selama dua tahun penuh. Saat banyak bisnis gulung tikar, perusahaan ini tetap bertahan dan bahkan terus berkembang.

“Kita terbukti sudah mampu melewati krisis besar sebelumnya. Kita tetap berdiri tegak sebagai petarung,” tambahnya.

Pesan untuk Karyawan: Tetap Bertarung Demi Kesejahteraan

Bagi Fighter Corporation, karyawan adalah aset utama. Oleh karena itu, Bagus memberikan pesan khusus agar seluruh tim tetap memiliki mental petarung dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian ini.

“Seperti slogannya, Fighter Corporation terlahir dan akan terus terlahir sebagai petarung. Jadi, apapun kondisinya, apapun dinamika di Indonesia saat ini, kita siap untuk terus bertarung demi meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian, khususnya di Trenggalek,” tegasnya.

Dengan semangat pantang menyerah dan strategi yang matang, Fighter Corporation optimistis bisa melewati badai ekonomi ini.

“Perjalanan ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang bagaimana sebuah perusahaan mampu bertahan dan terus berkontribusi bagi masyarakat,” pungkas Bagus.(CIA).

Views: 8