TRENGGALEK, bioztv.id – Akibat kemarau panjang dan sumber air mengering, 6 Kecamatan di Trenggalek dilanda kekeringan. Bahkan, untuk mendapatkan air bersih, sejumlah warga rela mengambil air dari sungai yang jaraknya mencapai 5 Kilometer. Namun, saat ini daerah yang terdampak kekeringan mulai mendapatkan kiriman suplay air bersih.
Sesuaid ata yang dihimpun BPBD Trenggalek, Hingga akhir bulan September in, sedikitnya ada 9 Desa di 6 Kecamatan yang mengalami kekeringan. Daerah kekeringan itu meliputi Kecamatan suruh ada 2 desa, Kecamatan Pule 1 desa, Kecamatan Karangan 1 Desa, Kecamatan Munjungan satu desa, dan di Kecamatan Dongko satu Desa. Kondisi kekeringan di 6 Kecamatan itu rata-rata masuk pada kekeringan awas. Artinya, kondisi dilapangan saat ini banyak sumber mata air yang sudah mengering.
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Atmono menyampaikan, sesuai perkiraan cuaca, puncak kekeringan ini diprediksi terjadi hingga bulan Oktober ini. Untuk menangani bencana kekeringan ini, BPBD juga rutin kirim air bersih ke sejumlah daerah terdampak. Proses pengiriman ini dilakukan setiap hari secara bergantian di lokasi terdampak.
Triadi juga menambahkan, Meski dalam beberapa hari terakhir sudah pernah terjadi hujan atau gerimis, namun belum berpengaruh terhadap kondisi kekeringan di Trenggalek. Untuk penanganan lanjutan terkait infrastruktur sumber daya air, termasuk sumur bor dan sebagainya, saat ini juga sudah dilakukan penelitian bersama Kementerian PUPR.
Views: 43
















