Jadi PR Bersama, OPD & Semua Element di Trenggalek Kembali Main Kroyokan Tangani Stunting

oleh
oleh
Jadi PR Bersama, OPD & Semua Element di Trenggalek Kembali Main Kroyokan Tangani Stunting

TRENGGALEK, bioztv.id – Tren angka stunting di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur  pada Tahun 2022 sempat mengalami peningkatan, Pemerintah daerah kembali gerakkan semua OPD dan seluruh elemen kroyokan tangani melalui aksi konvergensi. Pasalnya, penanganan stunting menjadi PR bersama, termasuk seluruh element masyarakat.

Berdasarkan keterangan Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mochamad Natanegara, Upaya penanganan stunting di Trenggalek terus digencarkan, salah satunya melalui kegiatan rembuk stunting seperti ini. Langah ini sebagai upaya preventif agar informasi bisa sampai ke masyarakat tingkat bawah. Harapannya semua yang hadir pada rembuk stunting ini secara tidak langsung bisa menjadi kader untuk menyampaikan seberapa penting urgensinya stunting yang ada di Trenggalek. Terlebih sesuai hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) angka Stunting di Trenggalek Tahun 2021 sebesar 18,1% sedangkan pada tahun 2022 menjadi 19,5%. Sementara itu target tahun depan turun hingga 11%.

Sementara itu Plt.Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, dr.Sunarto menyampaikan, Penanganan stunting tidak hanya dari dinas kesehatan saja, tapi ada namanya aksi konvergensi yang melibatkan semua pihak. Mulai darii Bappeda, Bakeuda, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Perikanan dan OPD teknis lainnya. Terkait penanganan kesejahteraan keluarga stunting, pembiayaan kesehatannya juga akan dijamin melalui sejumlah bantusn sosial.

Wabup Syah juga menambahkan, Untuk upaya intervensi penanganan Stunting ini akan dilakukan hingga tingkat dasa wisma. Terlebih, untuk wawasan pengetahuan, transfer informasi seputar stunting, maupun transfer perbaikan gizi sudah dianggarkan dan akan dilakukan hingga tingkat dasa wisma yang ada di Trenggalek.

Views: 80