Dibalik Survei Naiknya Stunting di Trenggalek, Ternyata Dari Rekap Bulan Penimbangan Justru Turun

oleh
oleh
Dibalik Survei Naiknya Stunting di Trenggalek, Ternyata Dari Rekap Bulan Penimbangan Justru Turun
Dibalik Survei Naiknya Stunting di Trenggalek, Ternyata Dari Rekap Bulan Penimbangan Justru Turun

TRENGGALEK, bioztv.id – Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) terkait Stunting di Trenggalek ternyata berlawanan dengan hasil real bulan penimbangan. Sesuai hasil SSGBI angka stunting mengalami kenaikan, namun dari sesuai bulan penimbangan justru turun. Hal ini menjadi bahan introspeksi bersama untuk lebih memaksimalkan penanganan stunting.

Berdasarkan keterangan Plt Kepala Dinas Kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Trenggalek, dr.Sunarto, SSGBI angka Stunting di Trenggalek Tahun 2021 sebesar 18,1% sedangkan pada tahun 2022 menjadi 19,5%. Namun dari hasil hitungan real bulan penimbangan justru turun, yakni dari angka 9% menjadi 7%. Perbedaannya, kalau SSGBI dilakukan dengan sampling, sedangkan bulan penimbangan semuanya ditimbang secara rutin.

Sementara itu Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menjelaskan, salah satu penyebab naiknya angka stunting dari hasil surveu SSGI dimungkinkan dampak dari pendemi yang melanda selama beebrapa tahun terakhir. Sedangkan upaya intervensi penanganan akan dilakukan hingga tingkat dasa wisma.

dr.Sunarto juga menambahkan, terkait adanya perbedaan hasil survei SSGI dan hasil perhitungan Bulan penimbangan ini dinilai tidak masalah. Karena yang disampling saat itu mungkin memang stunting, sehingga menjadi introspeksi bersama untuk perbaikan kedepan. Pasalnya, dimungkinkan masih ada koreksi kegiatan kegiatan yang belum tepat sasaran. Kedepannya Aksi konvergensi tidak hanya sekedar besar diatas tapi tumpul dibawah, tapi akan dipertajam lagi hingga tingkat bawah.

Views: 67