2.500 Anak di Trenggalek Masih Terkena Stunting, Pemerintah Gelontor 5,5 M

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Ribuan anak di kabupaten Trenggalek diketahui masih terkena stunting. Meski dari tahun ke tahun sudah berangsur turun, namun hingga Tahun 2023 ini masih ada sekitar 2.500 anak stunting. Terkait kejadian ini pemerintah daerah gelontor anggaran sekitar 5,5 Miliar Rupiah untuk menekan angka stunting di Trenggalek.

Mengacu keterangan Kepala Dinas Kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Trenggalek, jika berbicara stunting tentunya ada dua jenis indikator. Yakni angka berdasarkan survey dan angka real sesuai bulan penimbangan. Pada bulan Februari 2023 kemarin diketahui jika angka stunting di Trenggalek sebesar 6,7%, atau sekitar 2.500 anak stunting. Sedangkan jumlah anak secara keseluruhan ada sekitar 42.000 anak. Pengukuran angka stunting ini dilakukan setiap 6 bulan sekali, yakni pada Bulan Februari dan bulan Agustus dalam setiap tahunnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Trenggalek, dr.Sunarto menyampaikan, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk menangani stunting ini diantaranya dengan meningkatkan kualitas pelayanan beserta kader kadernya. Kemudian,  juga dilakukan penyiapan sebelum bayi lahir, mulai dari penyiapan sejak  pengantin, ibu hamil, termasuk mencegah terjadinya perkawinan anak. Selain itu, saat bayi mulai lahir juga dilakukan pemberian ASI eksklusif.

Sunarto juga menambahkan, untuk pemenuhan gizi penanganan stunting di kabupaten Trenggalek, pemeirntah juga gelontorkan anggaran sekitar 5,5 Miliar Rupiah. Pemanfatan anggaran itu terbagi menjadi dua, yakni  untuk Gizi ibu hamilnya sekitar 2,3 Miliar Rupiah, dan untuk gizi anak anak  sekitar 3,5 Miliar Rupiah.

Views: 59