TRENGGALEK, bioztv.id – Evaluasi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Trenggalek tahun 2020, Komisi 4 DPRD Trenggalek sebut jika capaian target pembangunan dari masing masing OPD cukup wajar. Meski masih ada sejumlah target pebangunan yang belum memenuhi, namun capaiannya dinilai masih dalam batas kewajaran. Terlebih pada Tahun 2020 sejumlah kegiatan juga tidak bisa dilaksanakan secara maksimal akibat pandemi Covid-19.
Mengacu hasil rapat kerja antara Komisi 4 dnegan sejumlah OPD mitra, diketahui bahwa ada sejumlah anggaran yang serapannya kurang maksimal. Kondisi ini terjadi akibat kegiatan yang sudah direncanakan tidak bisa dilaksanakan akibat adanya Pandmei Covid-19. Beberpaa kegiatan itu ada di DInas Periwisata, Dinas Pendidikan dan sejumlah OPD lainnya. Akibat tidak terlaksananya kegiatan itu, anggaran tidak bisa terserap dan menymbangkan nilai SILPA pada APBD Tahun 2020.
Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Mugianto menyampaikan, berkaca dari capaian target pada APBD Tahun 2020 lalu itu, komisi 4 menekankan agar sleuruh OPD mitra bisa menjadikan hal itu sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan APBD tahun tahun berikutnya. Sehingga kesalahan kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang lagi pada tahun tahun berikutnya.
Mugianto juga menambahkan, untuk target kesejahteraan sosial pada pelaksanaan APBD tahun 2020 dinilai cukup bagus, Pasalnya, semua program yang ada sudah berjalan lancar sesuai perencanaan. Ia juga menekankan agar capaian itu bisa lebih ditingkakan pada tahun berikutnya, sehingga kondisi kesejahteraan masyarakat juga bisa lebih baik dari tahun tahun sebelumnya.
Views: 0

















