TRENGGALEK, bioztv.id – Penderita demam berdarah di Kabupaten Trenggalek selama hampir dua bulan terakhir didominasi oleh anak anak. Akibatnya, ruang rawat inap khusus anak di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek hingga mengalami everload, dan harus ada penambahan ekstra bad untuk rawat inap.
Mengacu keterangan Plt.Kepala dinas kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga bencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, banyaknya anak anak yang terjangkit demam berdarah ini diduga karena aktivitas anak diluar ruang bersamaan dengan waktu nyamuk Aedes aegypti aktif encari mangsa. Yaitu dua jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam.
PLt. Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Trenggalek, Dr.Saeroni juga menjelaskan, untuk gejala awal anak anak terjangkit demem berdarah biasanya diawali dengan peningkatan suhu badan, yaitu badannya panas. Saat mengetahui hal ini, orang tua harus segera memeriksakan anaknya ke medis, namun sebelum ke medis, juga harus diberikan minum air mineral yang banyak.
Saeroni juga manambahkan, dengan dilakukannya pemerksaan sejak dini seperti ini, gejala awal demam berdarah bisa segera diketahui dan dicegah. Sehingga pasien tidak sampai terjadi shok akibat serangan demam berdarah. Sedangkan untuk Siklus DB ini selama 7 hari, jika sudah melewati itu berarti sudah lewat dari masa inkubasi.
Views: 0

















