TRENGGALEK, bioztv.id – RSUD dr. Soedomo Trenggalek menangani lima korban luka berat akibat kecelakaan tunggal minibus Elf rombongan takziah SMK Islam Durenan di Desa Puru, Kecamatan Suruh. Dua pasien berpotensi menjalani rujukan ke rumah sakit luar daerah.
Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, menjelaskan bahwa tim medis telah memeriksa seluruh pasien yang tiba di instalasi gawat darurat (IGD). Pemeriksaan tersebut meliputi rontgen dan CT scan.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan semuanya mengalami patah tulang. Rata-rata kondisi pasien masih memerlukan observasi lanjutan,” jelas Sujiono kepada awak media, Jumat (6/11/2026).
Dua Pasien Masih Dikonsultasikan dengan Dokter Spesialis
Sujiono mengatakan, pihak rumah sakit terus berkoordinasi dengan dokter spesialis ortopedi dan bedah. Koordinasi tersebut bertujuan menentukan penanganan medis terbaik bagi kelima korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dua pasien menunjukkan indikasi membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit luar Trenggalek.
Meski demikian, tim medis masih mengupayakan agar seluruh tindakan dapat dilakukan di RSUD dr. Soedomo tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.
“Insyaallah masih kita koordinasikan dengan dokter spesialis. Kemungkinan ada dua, tetapi semoga bisa dikerjakan di sini,” ungkap Sujiono.
Lima Korban Dievakuasi PSC ke RSUD dr. Soedomo
Berdasarkan data rekam medis, kelima pasien tiba di IGD RSUD dr. Soedomo sekitar pukul 13.20 WIB. Armada layanan Public Safety Center (PSC) mengawal proses evakuasi korban.
Berikut identitas lima korban yang menjalani perawatan di RSUD Trenggalek:
- Kirana (Asal Kecamatan Durenan).
- Sahrul Iksan (Asal Kecamatan Durenan).
- Finda Khoirun Nisak (Asal Kecamatan Pogalan).
- Taufik Ridho (Asal Kecamatan Durenan).
- Dewi Rofiah (Asal Kecamatan Durenan).
Sebagian besar korban mengalami patah tulang akibat benturan keras saat minibus terguling.
Rombongan Takziah Diduga Alami Rem Blong
Kecelakaan minibus Isuzu Elf bernomor polisi AG-7922-S terjadi di Jalan Raya Karangan–Dongko, Desa Puru, Kecamatan Suruh, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Mahsusodin (53), warga Kecamatan Durenan, mengemudikan kendaraan yang membawa rombongan guru dan pelajar SMK Islam Durenan tersebut. Mereka sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara takziah.
Saat melintasi jalan menurun, sistem pengereman kendaraan diduga mengalami gangguan atau rem blong. Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga minibus terguling di tepi jalan.
Secara keseluruhan, kecelakaan tersebut menyebabkan 12 penumpang mengalami luka-luka. Tujuh korban lainnya mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Suruh.
Saat ini, RSUD dr. Soedomo memusatkan penanganan lanjutan terhadap lima korban yang menjalani rawat inap.
Sementara itu, Satlantas Polres Trenggalek masih mendalami penyebab teknis kecelakaan untuk melengkapi proses penyidikan.(CIA)
Views: 79

















