Pacu Digitalisasi Layanan Desa, Kecamatan Pule Gandeng Perusahaan Pengembang Aplikasi Digital

oleh
oleh
Kecamatan Pule menggandeng PT Teraz untuk mendorong digitalisasi layanan desa.
Kecamatan Pule menggandeng PT Teraz untuk mendorong digitalisasi layanan desa.

TRENGGALEK, bioztv.id – Pemerintah Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, mendorong digitalisasi administrasi desa untuk mempercepat pelayanan masyarakat. Upaya ini menyasar pengurusan surat-menyurat dan penataan data kependudukan agar lebih tertib serta terintegrasi.

Kecamatan Pule membahas rencana tersebut bersama pengembang teknologi PT Teraz Integration Center dalam rapat koordinasi di Pendopo Kecamatan Pule, Jumat (16/10/2026).

Mengusung tema “Meningkatkan Koordinasi dan Efisiensi Administrasi Desa Melalui Aplikasi Digital”, pertemuan ini menindaklanjuti proses perencanaan yang telah dimulai sejak awal Oktober 2026.

Perwakilan PT Teraz Integration Center, Ruly Haryono atau Irul, menegaskan bahwa digitalisasi harus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Menurutnya, penggunaan aplikasi bukan sekadar mengganti berkas fisik dengan sistem digital.

“Digitalisasi desa bukan sekadar memindahkan berkas ke aplikasi, tetapi mengubah cara pelayanan agar lebih cepat, tertib, dan transparan,” ujar Ruly.

Warga Bisa Mengajukan Surat Lewat Ponsel

Melalui aplikasi yang ditawarkan, masyarakat nantinya dapat mengajukan permohonan berbagai surat keterangan secara mandiri melalui ponsel pintar.

Perangkat desa juga dapat memproses permohonan dengan dukungan basis data kependudukan desa yang terintegrasi. Sementara itu, pimpinan dapat memantau kualitas pelayanan secara langsung melalui sistem pemantauan real-time.

“Warga cukup mengajukan permohonan surat dari ponsel, perangkat desa bisa memprosesnya dengan data yang sudah terintegrasi, dan pimpinan dapat memantau layanan secara langsung,” terang Ruly.

Untuk mendukung penerapan aplikasi, PT Teraz berkomitmen mendampingi dan melatih perangkat desa secara berkelanjutan. Pendampingan ini bertujuan membantu aparatur desa memahami sistem dan menggunakannya dalam pekerjaan sehari-hari.

“Kami tidak hanya menyediakan sistem, tetapi juga mendampingi perangkat desa sampai benar-benar terbiasa menggunakannya. Harapan kami, Kecamatan Pule bisa menjadi contoh penerapan layanan desa digital di Kabupaten Trenggalek,” imbuhnya.

PPDI Dorong Efisiensi Kerja Perangkat Desa

Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Trenggalek, Murdianto, turut mendukung rencana digitalisasi layanan desa tersebut.

Sekretaris Desa Karanganyar itu menilai perangkat desa selama ini menghabiskan banyak waktu untuk mengerjakan administrasi berulang. Digitalisasi diharapkan memangkas pekerjaan tersebut sehingga aparatur desa dapat lebih fokus melayani masyarakat.

“Kami di desa merasakan sendiri, banyak waktu habis untuk pekerjaan administrasi yang sifatnya berulang. Dengan aplikasi digital, pelayanan surat bisa lebih cepat dan data warga lebih tertata, sehingga perangkat desa bisa lebih fokus melayani masyarakat,” kata Murdianto.

PPDI Trenggalek menyatakan siap mendukung proses adaptasi teknologi di kalangan perangkat desa. Organisasi tersebut juga berharap penerapan sistem digital di Kecamatan Pule dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain.

“PPDI siap mendukung dan mendorong rekan-rekan perangkat desa untuk terus belajar dan beradaptasi. Kalau penerapannya berhasil di Pule, kami berharap bisa diikuti oleh kecamatan lain di Trenggalek,” pungkasnya.

Digitalisasi layanan desa di Kecamatan Pule diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan ketertiban administrasi. Namun, keberhasilannya juga bergantung pada kesiapan perangkat desa, kualitas integrasi data, serta konsistensi pendampingan selama penerapan sistem.(CIA)

Views: 8