Super Flu Ramai Dibicarakan, Dinkes Trenggalek Pastikan Belum Ada Laporan Kasus di Wilayahnya

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek belum menerima laporan kasus Influenza A atau yang populer dengan sebutan super flu.

Pemantauan fasilitas kesehatan di Trenggalek sejauh ini hanya mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta batuk pilek biasa.

Plt Kepala Dinkes PPKB Trenggalek, Andiek Muarifin, meminta warga tetap tenang. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menganggap setiap gejala flu sebagai super flu.

“Mengenai Influenza A yang sekarang sedang viral, sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya kasus tersebut di Trenggalek,” ujar Andiek Muarifin.

Andiek menjelaskan bahwa tenaga medis membutuhkan pemeriksaan khusus untuk mengidentifikasi Influenza A. Karena itu, tenaga medis tidak bisa menentukan jenis virus hanya berdasarkan gejala klinis.

“Petugas medis memerlukan pemeriksaan spesifik di laboratorium untuk memastikan jenis virusnya,” jelasnya.

Gejala Mirip Flu Biasa, Demam Tinggi Perlu Diwaspadai

Andiek mengatakan gejala Influenza A memiliki kemiripan dengan influenza pada umumnya. Namun, warga perlu memperhatikan kemunculan demam tinggi secara mendadak.

“Gejalanya sebenarnya kurang lebih sama dengan flu biasa. Hanya saja, penderita Influenza A biasanya mengeluhkan demam dengan suhu tubuh yang jauh lebih tinggi,” terangnya.

Suhu tubuh pasien dapat mencapai kisaran 38 sampai 40 derajat Celsius. Meski demikian, tenaga medis tetap membutuhkan pemeriksaan sampel menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memastikan diagnosis.

Karena itu, masyarakat tidak seharusnya menentukan jenis virus hanya berdasarkan gejala yang terlihat.

Bisa Menyerang Semua Usia

Influenza A dapat menyerang berbagai kelompok usia. Anak-anak maupun orang dewasa sama-sama memiliki risiko tertular.

“Penyakit ini bisa menyerang seluruh kelompok umur, baik anak-anak maupun orang dewasa,” kata Andiek.

Dinkes Trenggalek meminta masyarakat memperhatikan pola penularan virus. Virus dapat menyebar melalui droplet saat orang berinteraksi. Kondisi lingkungan dan daya tahan tubuh juga dapat memengaruhi kerentanan seseorang terhadap infeksi.

Saat musim kemarau, masyarakat juga perlu mencukupi kebutuhan air putih. Kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi dan berpotensi menurunkan daya tahan tubuh.

Belum Ada Laporan Kasus Influenza A

Dinkes Trenggalek hingga kini belum menerima laporan kasus Influenza A maupun laporan kematian akibat penyakit tersebut di wilayahnya.

Meski begitu, Andiek mengingatkan masyarakat dengan penyakit penyerta agar lebih waspada ketika mengalami infeksi flu.

“Jika penderita memiliki penyakit penyerta, infeksi flu memang berisiko berkembang menjadi lebih parah,” tutur Andiek.

Beberapa penyakit penyerta yang perlu mendapat perhatian antara lain diabetes melitus dan hipertensi. Kondisi komorbid dapat membuat tubuh menghadapi infeksi dengan risiko komplikasi yang lebih tinggi.

Dinkes Trenggalek tetap meminta masyarakat memperhatikan kondisi tubuh dan memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan.(CIA)

Views: 27