Andalkan Swadaya, 12 Atlet MMA Trenggalek Boyong 10 Medali Kejurprov Jatim Sirkuit 3

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Dua belas atlet Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) MMA Trenggalek meraih 10 medali di Kejurprov Jawa Timur Sirkuit 3. Para atlet muda itu bertanding di GOR Soekarno Hatta, Kota Blitar, pada 17-20 September 2026.

Kontingen Trenggalek membawa pulang dua emas, satu perak, enam perunggu, serta satu perak kategori pemula. Namun, prestasi tersebut berjalan di tengah keterbatasan anggaran pembinaan.

Head Coach IBCA MMA Trenggalek, Aris Suaka, mengatakan KONI Trenggalek memberikan dana hibah sekitar Rp10 juta per tahun. Menurut Aris, anggaran tersebut belum cukup untuk membiayai berbagai agenda kejuaraan.

“Dana Rp10 juta itu kalau kami alokasikan untuk tiga kali kejuaraan jelas masih kurang,” tegas Aris.

Untuk menutup kebutuhan operasional dan biaya pendaftaran, pelatih menggalang dana dari sponsor dan sumbangan swadaya. Para pengurus juga kerap menggunakan uang pribadi untuk memberangkatkan atlet ke pertandingan.

10 dari 12 Atlet Raih Medali

Kejurprov Jawa Timur Sirkuit 3 Blitar menjadi ajang resmi keempat yang diikuti IBCA MMA Trenggalek sepanjang 2026. Pengurus menurunkan 12 atlet dari dua sasana pembinaan. Skuad tersebut terdiri dari tujuh atlet putra dan lima atlet putri berusia 12 hingga 18 tahun.

Dari 12 atlet yang bertanding, 10 di antaranya meraih medali. Rafli Arafat Raditya Pratama meraih emas pada kategori Junior MMA kelas -61,2 kilogram putra. Galuh Ajeng Sekar Nastiti juga meraih emas pada kategori Junior Stand Fight kelas -47,7 kilogram putri.

Kholifatul Mega Septianingtyas menyumbangkan perak pada kategori Youth C MMA kelas -37 kilogram putri.

Enam atlet lainnya meraih medali perunggu dari berbagai kelas pertandingan. Ezzar Edrian Ferdiansyah menambah satu perak pada kategori Senior Stand Fight Pemula.

Atlet Berlatih dengan Sarana Terbatas

IBCA MMA Trenggalek kini membina sekitar 17 hingga 20 atlet aktif. Mereka menjalani latihan di dua lokasi, yakni Kecamatan Trenggalek dan Kecamatan Watulimo. Aris Suaka dan Dimas Yanuar Ishak memimpin latihan rutin tiga kali setiap pekan.

Tim pelatih juga menggelar Training Center (TC) gabungan se-Kabupaten Trenggalek setiap bulan. TC tersebut membantu atlet meningkatkan stamina dan teknik bertanding. Namun, Aris mengatakan pembinaan tidak hanya menghadapi persoalan biaya kejuaraan. Peralatan dan fasilitas latihan juga masih terbatas.

“Pembiayaan operasional dan sarana prasarana latihan kami memang masih sangat terbatas,” aku Aris.

Meski begitu, para atlet tetap menjalani latihan. IBCA MMA Trenggalek kini mempersiapkan atlet menghadapi POPDA dan PORPROV Jawa Timur.

Daftar Perolehan Medali

Medali Emas

  • Rafli Arafat Raditya Pratama — Junior MMA, kelas -61,2 kg putra.
  • Galuh Ajeng Sekar Nastiti — Junior Stand Fight, kelas -47,7 kg putri.

Medali Perak

  • Kholifatul Mega Septianingtyas — Youth C MMA, kelas -37 kg putri.

Medali Perunggu

  • Fariz Azka Danendra — Youth B MMA, kelas -52 kg putra.
  • Valencia Okta Cinta Fuandri — Youth A MMA, kelas -47,7 kg putri.
  • Dhana Kusuma Javapindo — Youth A MMA, kelas -56,7 kg putra.
  • Aura Sifa Setia Ningrum — Youth A MMA, kelas -47,7 kg putri.
  • Muhamad Ersa Khadafi — Junior MMA, kelas -65,8 kg putra.
  • Tahta Charendra Septyа Ramadhina — Junior Stand Fight, kelas -70,3 kg putri.

Medali Perak Pemula (Beginner)

  • Ezzar Edrian Ferdiansyah — Senior Stand Fight, kelas -52,2 kg putra.

IBCA MMA Harapkan Perhatian Pemkab

Aris berharap Pemkab Trenggalek dan dinas terkait meningkatkan perhatian terhadap pembinaan MMA.

Menurut dia, dukungan anggaran dan peremajaan peralatan latihan menjadi kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah memperhatikan masalah pembiayaan serta pemenuhan sarana prasarana latihan kami,” pungkas Aris.(CIA)

Views: 39