Anggaran Pilkada 2029 Bakal Naik, KPU Trenggalek Minta Anggaran Lebih Besar Dari Sebelumnya

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Pilkada Trenggalek 2029 memang masih berjarak tiga tahun. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek sudah mulai menyiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

KPU Trenggalek memproyeksikan biaya Pilkada 2029 akan meningkat dan melampaui anggaran Pilkada 2024 yang mencapai sekitar Rp50 miliar.

Meski demikian, KPU Trenggalek belum menetapkan angka pasti untuk kebutuhan anggaran Pilkada 2029. KPU masih menunggu regulasi terbaru serta skema pembagian pembiayaan (cost sharing) dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Trenggalek untuk menyusun proyeksi awal kebutuhan anggaran.

“Kami belum bisa mematok nominal pastinya. Namun yang jelas, angkanya akan lebih besar ketimbang anggaran Pilkada 2024 kemarin,” ujar Istatiin, Kamis (3/9/2026).

Kebutuhan Anggaran Pilkada Berpotensi Melampaui Rp50 Miliar

Pilkada Trenggalek 2024 menghabiskan anggaran sekitar Rp50 miliar. KPU Trenggalek kini memperkirakan kebutuhan anggaran Pilkada 2029 akan melampaui angka tersebut.

KPU belum menetapkan proyeksi resmi karena pemerintah pusat dan DPR RI belum menerbitkan regulasi yang mengatur teknis pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak 2029.

“Harapan kami, alokasi anggaran untuk Pilkada 2029 mendatang memang bisa melampaui capaian anggaran Pilkada 2024,” terangnya.

Proyeksi tersebut mendorong Pemkab Trenggalek untuk mulai menghitung kemampuan fiskal sejak jauh hari.

DPRD Trenggalek saat ini juga tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan untuk menyiapkan kebutuhan pembiayaan Pemilukada mendatang.

Besaran anggaran Pilkada 2029 nantinya akan mengikuti desain besar Pemilu dan Pilkada serentak.

Pemerintah pusat akan menentukan sejumlah kebutuhan teknis melalui Undang-Undang maupun Peraturan KPU (PKPU).

KPU Prediksi Tahapan Awal Mulai Tahun 2027

KPU Trenggalek memperkirakan tahapan persiapan Pemilu dan Pilkada 2029 mulai berjalan pada 2027.

Salah satu agenda awal yang berpotensi menjadi perhatian ialah proses verifikasi faktual partai politik dan keanggotaannya.

Namun, KPU Trenggalek masih menunggu jadwal dan instruksi resmi dari KPU RI.

“Jika jadwal Pemilu jatuh pada 2029, maka tahapan awal sudah harus bergulir sejak tahun 2027 atau tahun depan. Namun kembali lagi, kami masih menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi dari pusat,” jelas Istatiin.

Regulasi akan menentukan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari jumlah badan adhoc, kebutuhan logistik, hingga postur anggaran yang harus disiapkan.

Karena itu, KPU masih dapat menyesuaikan proyeksi kebutuhan anggaran mengikuti kebijakan dan regulasi terbaru.

KPU Terus Perbarui Data Pemilih di 14 Kecamatan

Sambil menunggu dimulainya tahapan resmi, KPU Trenggalek terus menjalankan sejumlah agenda di luar tahapan.

Salah satu agenda utama yang KPU jalankan ialah Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

KPU menggelar rapat pleno rekapitulasi data pemilih setiap tiga bulan sekali.

Melalui proses tersebut, KPU memperbarui data kependudukan dan data pemilih di seluruh 14 kecamatan serta 157 desa dan kelurahan di Kabupaten Trenggalek.

“Setiap triwulan kami menggelar rapat pleno terbuka untuk merekap pembaruan jumlah pemilih di 14 kecamatan serta 157 desa dan kelurahan,” ungkap Istatiin.

KPU juga bekerja sama dengan sejumlah instansi untuk menjaga akurasi data pemilih.

KPU menjalin koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Bakesbangpol, Polres Trenggalek, hingga Kodim 0806.

Melalui kerja sama tersebut, KPU mencatat berbagai perubahan data kependudukan, seperti warga meninggal dunia, pindah domisili, hingga anggota TNI dan Polri yang memasuki masa purnatugas dan kembali memiliki hak pilih.

KPU berharap pembaruan data secara berkala dapat menghasilkan daftar pemilih yang lebih akurat sebelum tahapan resmi dimulai.

KPU Terus Edukasi Pemilih Pemula

Selain memperbarui data pemilih, KPU Trenggalek juga terus menggelar pendidikan demokrasi dan sosialisasi politik.

KPU menyasar masyarakat di tingkat desa hingga kelompok pemilih pemula di sekolah-sekolah.

Melalui program tersebut, KPU ingin meningkatkan pemahaman generasi muda dan masyarakat tentang demokrasi serta pentingnya menggunakan hak pilih.

Kini, persiapan Pilkada Trenggalek 2029 berjalan melalui dua langkah utama.

Pemkab dan DPRD Trenggalek mulai menyiapkan skema dana cadangan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan Pilkada yang berpotensi melampaui Rp50 miliar.(CIA)

Views: 10