TRENGGALEK, bioztv.id — Sebanyak 450 jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek kini bersiap menuju Tanah Suci. Pemerintah menjadwalkan keberangkatan mereka pada 18 Mei 2026. Pada musim haji tahun ini, para jemaah terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), dengan mayoritas rombongan tergabung dalam satu kloter utama.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Trenggalek, Subkan Hamzah, menjelaskan bahwa Trenggalek masuk dalam gelombang kedua pemberangkatan haji nasional.
“Kita berada di gelombang kedua. Insyaallah jemaah berangkat tanggal 18 Mei. Mereka akan berkumpul di Pendopo Trenggalek sekitar pukul 01.00 WIB, lalu berangkat bersama menuju Asrama Haji Sukolilo dan tiba sekitar pukul 07.30 WIB,” jelas Subkan.
Rincian Empat Kloter Jemaah Trenggalek
Subkan merinci 450 jemaah tersebut ke dalam empat kloter berbeda. Kloter 105 menjadi rombongan terbesar yang membawa mayoritas jemaah asal Bumi Menak Sopal.
- Kloter 105: 347 jemaah
- Kloter 106: 100 jemaah
- Kloter 109: 2 jemaah
- Kloter 110: 2 jemaah
Awalnya, Kemenhaj mencatat 451 jemaah. Namun, satu jemaah meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan, sehingga total jemaah yang berangkat menjadi 450 orang.
Pastikan Tidak Ada Penundaan Keberangkatan
Subkan menepis kabar penundaan yang sempat beredar. Ia menegaskan seluruh jemaah dalam kuota tetap berangkat tahun ini.
“Semua jemaah yang masuk kuota siap berangkat. Tidak ada penundaan, kecuali satu orang yang meninggal dunia,” tegasnya.
Persiapan Koper dan Jaminan Keamanan Penerbangan
Kemenhaj Trenggalek terus mematangkan persiapan teknis, termasuk mendistribusikan koper kepada para jemaah. Mayoritas jemaah mengambil koper melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing.
“Jemaah non-KBIH mengambil koper langsung di kantor Kemenhaj Trenggalek. Ada sekitar delapan orang yang mengambil secara mandiri di kantor kami,” tambah Subkan.
Selain itu, Subkan juga menenangkan para jemaah terkait kondisi penerbangan internasional. Meski sempat terjadi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, otoritas memastikan jalur penerbangan tetap aman.
“Kondisi penerbangan saat ini aman. Jemaah tidak perlu khawatir karena tidak ada kendala yang mengganggu jalur transportasi udara ke Arab Saudi,” katanya.
Imbauan Jaga Kesehatan
Menjelang keberangkatan, Kemenhaj Trenggalek mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik. Kesiapan kesehatan menjadi faktor penting agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.
Keberangkatan ratusan jemaah ini menjadi momen emosional yang dinantikan masyarakat Trenggalek. Warga berharap para tamu Allah dapat menunaikan ibadah haji dengan mabrur dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.(CIA)
Views: 7
















