TRENGGALEK, bioztv.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Wening Kabupaten Trenggalek memasuki babak baru. Direktur baru, Khoirul Ansori, langsung memasang target besar untuk membenahi persoalan klasik layanan air bersih di Bumi Menak Sopal.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melantik Khoirul Ansori bersama delapan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) lainnya di lingkup Pemkab Trenggalek pada Selasa (1/4/2026). Pemerintah daerah mengambil langkah strategis ini untuk memperkuat layanan publik yang lebih responsif.
Seleksi Terbuka, Fokus pada Kompetensi
Mas Ipin menegaskan bahwa pemerintah daerah menjalankan proses seleksi Direktur PDAM secara terbuka dan objektif. Ia memastikan tim seleksi memilih kandidat berdasarkan kualitas dan rekam jejak, bukan kedekatan personal.
“Saya ingin pelayanan PDAM ke depan jauh lebih progresif. Kami menyeleksi secara terbuka dan mengedepankan kualitas serta track record. Semoga ini menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat,” ujar Mas Ipin.
Prioritas Utama: Tekan Kebocoran Air
Mas Ipin langsung menginstruksikan Khoirul Ansori untuk mengevaluasi sistem pelayanan secara menyeluruh. Ia menekankan penurunan angka kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW) sebagai prioritas utama yang harus segera ditangani.
Selain pembenahan teknis, Bupati juga mendorong inovasi melalui pengembangan unit usaha baru, termasuk penguatan bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
“Kami menyiapkan skema cross-cutting. Unit usaha seperti AMDK harus menopang pendapatan, lalu kami putar kembali untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih ke rumah warga,” jelasnya.
Program 100 Hari Direktur Baru
Direktur Perumda Tirta Wening, Khoirul Ansori, menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja. Ia menegaskan timnya akan fokus pada peningkatan kualitas layanan dan menjaga kepercayaan pelanggan.
“Ini tanggung jawab besar. Kami akan memastikan pelayanan air bersih berjalan optimal sejak awal,” tegas Khoirul.
Ia kini menyusun program kerja 100 hari pertama yang berfokus pada pembenahan manajemen internal serta percepatan respons terhadap keluhan pelanggan.
Dorong Produk Lokal AMDK
Khoirul juga menilai produk air minum kemasan milik daerah memiliki potensi besar. Ia berkomitmen memperkuat branding agar produk lokal Trenggalek mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kami akan dorong brand lokal ini menjadi produk unggulan yang membanggakan masyarakat Trenggalek,” ujarnya.
Siap Atasi Gangguan Distribusi
Menanggapi keluhan warga terkait gangguan distribusi air saat musim hujan, Khoirul memastikan timnya akan melakukan audit teknis di titik-titik rawan.
“Kami akan menindaklanjuti semua keluhan masyarakat dan meminimalisir gangguan teknis ke depan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang jauh lebih baik,” pungkasnya.(CIA)
Views: 14
















