TRENGGALEK, bioztv.id – Pemerintah Kabupaten Trenggalek resmi mendirikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mandiri mulai tahun 2026. Pemkab Trenggalek memisahkan urusan kepemudaan dan olahraga dari Dinas Pendidikan sebagai wujud keseriusan dalam mengoptimalkan potensi generasi muda serta pembinaan atlet secara lebih fokus dan terukur.
Langkah strategis ini menegaskan komitmen Pemkab Trenggalek untuk menjadikan sektor pemuda dan olahraga sebagai pilar utama pembangunan daerah, bukan lagi sekadar pelengkap. Melalui status mandiri tersebut, Dispora mengantongi visi, kewenangan, dan dukungan anggaran tersendiri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Trenggalek, Arif Setiawan, menjelaskan bahwa dinas baru ini mengemban tanggung jawab besar dalam mengelola tiga pilar utama yang saling terintegrasi.
“Dispora mengelola tiga bidang krusial, yakni kepemudaan, olahraga, serta sarana dan prasarana,” ujar Arif saat memaparkan visi dinas barunya.
Dorong Pemuda Lebih Produktif dan Kreatif
Dispora Trenggalek mulai menyusun dan memetakan program kerja agar setiap bidang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pada sektor kepemudaan, Dispora mendorong organisasi dan komunitas pemuda agar bergerak lebih produktif dan berorientasi pada aksi sosial.
“Kami mendorong Karang Taruna hingga komunitas hobi agar tidak hanya aktif berkumpul, tetapi juga melahirkan gerakan yang memberi dampak positif bagi warga,” jelas Arif.
Selain itu, Dispora memfasilitasi pelatihan kewirausahaan dan pengembangan keterampilan kreatif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda. Melalui langkah tersebut, Dispora menargetkan pemuda Trenggalek mampu berdikari dan menjadi penggerak ekonomi lokal.
Cetak Atlet Berprestasi Sejak Dini
Di bidang olahraga, Dispora menyiapkan transformasi menyeluruh dalam sistem pembinaan atlet. Arif menegaskan bahwa prestasi atlet tidak lahir secara instan, melainkan tumbuh dari proses pembinaan yang konsisten sejak usia dini.
“Kami memulai pembinaan atlet dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kami ingin atlet muda bangga mengharumkan nama Trenggalek di tingkat nasional dan internasional,” tegasnya.
Dispora juga meminta setiap cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI untuk menyusun master plan pembinaan yang jelas dan terukur. Ke depan, Dispora menyalurkan dana hibah berbasis kinerja dan capaian pembinaan, sehingga prestasi atlet Trenggalek terus meningkat.
Optimalisasi Sarana Olahraga
Selain membina SDM, Dispora juga memprioritaskan pengelolaan sarana dan prasarana olahraga. Arif menyatakan Dispora akan menginventarisasi dan mengoptimalkan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan.
“Kami mengoptimalkan seluruh fasilitas olahraga agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal. Pengelolaan yang profesional juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkas Arif.
Dengan berdirinya Dispora sebagai OPD mandiri, masyarakat menyimpan harapan besar agar kualitas pemuda dan prestasi olahraga di Bumi Menak Sopal melonjak signifikan dalam beberapa tahun ke depan.(CIA)
Views: 49

















