PKB Trenggalek Siapkan Pemimpin Muda: 84 Pemuda Watulimo Ikuti Sekolah Kader Perubahan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan komitmen regenerasi politiknya dengan menggelar Sekolah Kader Perubahan di Hotel Prigi, Kecamatan Watulimo, pada Sabtu (30/11/2025). Sebanyak 84 pemuda-pemudi dari 12 desa aktif mengikuti pelatihan politik intensif selama satu hari penuh.

Anggota DPRD Trenggalek dari Dapil 4 sekaligus Sekretaris Fraksi PKB DPRD Trenggalek, Murkam memprakarsai kegiatan tersebut.

Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, membuka acara dan menghadirkan jajaran pengurus partai mulai dari cabang, PAC Watulimo, hingga ranting.

Pelatihan yang berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB ini menghadirkan pemateri dari DPP PKB untuk memperkuat nalar kritis, pemahaman ideologi partai, dan kepemimpinan kader muda di tingkat akar rumput.

Pemuda Harus Ambil Alih Politik, Hentikan Seremonial Kosong

Murkam menegaskan bahwa pemuda harus tampil sebagai pembawa perubahan, bukan hanya penonton dalam arena politik.

“Kalau pemuda hanya menjadi penonton, maka masa depan akan ditentukan oleh mereka yang tidak memikirkan kepentingan rakyat,” tegas Murkam.

Ia menilai banyak pemuda masih menjauhi politik karena minim edukasi, padahal setiap kebijakan politik langsung memengaruhi kehidupan mereka.

“Orang-orang baik harus mengambil alih politik. Dan itu dimulai dari pemuda yang siap terjun mengabdi,” ujarnya.

Regenerasi Politik Harus Berintegritas dan Berkelanjutan

Murkam menyebut Sekolah Kader Perubahan sebagai langkah menyusun regenerasi partai secara lebih terstruktur. Program ini menargetkan:

  • Peningkatan kapasitas kader muda
  • Penguatan ideologi dan sejarah perjuangan PKB
  • Perluasan jaringan sosial di desa
  • Kesiapan menatap kontestasi politik ke depan

“Ini bukan pelatihan yang selesai dalam satu hari. Ini awal dari pendidikan politik berkelanjutan untuk memperkuat basis PKB sekaligus mempercepat pembangunan daerah,” jelasnya.

Watulimo Jadi Basis Strategis, Kader Wajib Jadi ‘Problem Solver’

PKB melihat Watulimo sebagai wilayah strategis secara politik di selatan Trenggalek. Karena itu, Murkam mendorong para peserta untuk mengaplikasikan ilmu setelah pelatihan dan hadir menjawab kebutuhan warga.

“Kami ingin kader PKB tampil sebagai problem solver. Mereka harus hadir ketika masyarakat membutuhkan solusi, bukan hanya saat pesta demokrasi,” tegasnya.

PKB menargetkan kader yang lahir dari pelatihan ini bukan hanya fasih bicara, tetapi mampu memperjuangkan kebijakan yang adil dan berpihak pada rakyat. Menghadapi tantangan globalisasi, digitalisasi, serta dinamika desa, PKB berkomitmen terus memperkuat kaderisasi sampai tingkat ranting.

Regenerasi pemimpin muda bukan sekadar opsi—melainkan kebutuhan mendesak demi masa depan politik Trenggalek.(CIA)

Views: 37