TRENGGALEK, bioztv.id – Kebakaran hebat melalap sebuah toko sekaligus gudang penyimpanan cengkeh di Desa Tangkil, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, pada Rabu malam, 3 September 2025. Dalam hitungan menit, kobaran api terus membesar dan menghanguskan hampir seluruh isi bangunan milik Rojikin.
Meskipun tidak menewaskan korban jiwa, api mengakibatkan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah. Angka fantastis ini membuat warga setempat semakin waspada terhadap bahaya kebakaran akibat korsleting listrik.
Detik-Detik Kebakaran: Api Berawal dari Kabel Freezer
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Katno, anak menantu pemilik toko, mengaku melihat percikan api keluar dari kabel freezer. Api langsung menyambar tumpukan sembako dan menjalar ke gudang cengkeh di lantai dua.
“Api tiba-tiba muncul dari kabel listrik, lalu langsung menjalar ke barang dagangan. Dalam sekejap, gudang cengkeh ikut terbakar,” ungkap Katno kepada tim Damkar.
Kepanikan langsung melanda warga sekitar. Mereka berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya melapor ke Tim Damkar.
17 Personel Damkar Turun Tangan, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kasatpol PPK Trenggalek, Habib Solehudin, menjelaskan bahwa tim menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.30 WIB. Hanya dua menit setelah laporan masuk, mobil pemadam dari Pos Panggul langsung meluncur ke lokasi.
“Petugas tiba di lokasi pukul 00.10 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman. Api padam pukul 02.07 WIB setelah kami menghabiskan sekitar 10 ribu liter air,” terang Habib.
Dalam operasi itu, Damkar Trenggalek menurunkan 17 personel, dibantu anggota Koramil, Polsek Panggul, petugas PLN, TRC, perangkat desa, hingga warga sekitar. Dua unit kendaraan pemadam ikut dikerahkan, termasuk mobil water supply BPBD.
Meski petugas berhasil memadamkan api, kobaran si jago merah sudah menghanguskan barang dagangan di toko, uang tunai, hingga cengkeh di gudang. Api menimbulkan kerugian hingga Rp 400 juta.
“Kerugian material memang besar. Untungnya, tidak ada korban jiwa. Namun jelas, kebakaran ini memukul ekonomi keluarga korban,” tambah Habib.
Kebakaran Akibat Korsleting: Ancaman yang Sering Terulang
Habib menegaskan, kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan instalasi listrik. Ia meminta warga rutin mengecek jaringan listrik di rumah maupun toko.
“Kabel yang menumpuk, sambungan tidak standar, atau penggunaan listrik berlebihan bisa memicu korsleting,” tandasnya.CIA)
Views: 76
















