TRENGGALEK, bioztv.id – Musibah menimpa seorang warga Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan. Sebuah mobil KIA Picanto miliknya mendadak terbakar hebat sesaat setelah keluar dari bengkel. Peristiwa ini memicu peringatan serius bagi pemilik kendaraan dan pelaku usaha bengkel terkait standar keamanan pasca-servis.
Insiden mobil terbakar ini terjadi di ruas jalan raya Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Jumat (39/1/2026). Mobil bernomor polisi N 1502 ABD itu terbakar hanya beberapa saat setelah meninggalkan bengkel tempat kendaraan tersebut menjalani perbaikan.
Api Muncul Mendadak dari Ruang Mesin
Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PPK Trenggalek, Aji Satria Wibowo, menyatakan bahwa petugas pemadam kebakaran segera bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
“Kami menerima laporan melalui nomor darurat terkait satu unit KIA Picanto yang terbakar. Setelah melakukan pemeriksaan awal pasca pemadaman, kami menduga korsleting listrik di area mesin menjadi penyebab utama kebakaran,” ujar Aji.
Sejumlah saksi mata melihat api pertama kali muncul dari balik kap mesin, lalu dengan cepat merambat ke bagian bawah kendaraan. Berkat kesigapan warga dan respon cepat petugas Damkar, api berhasil dilokalisir sehingga tidak menghanguskan seluruh badan mobil.
Kronologi: Mobil Sedang Dalam Perjalanan Pulang
Aji menjelaskan bahwa pemilik mobil, Ahmad Chobirul Mubasith, tidak berada di lokasi saat kejadian. Sebelumnya, mobil tersebut menjalani servis di bengkel untuk perbaikan kaki-kaki, terutama penggantian laher.
Setelah proses perbaikan selesai, petugas bengkel kemudian mengemudikan mobil tersebut untuk mengantarkannya ke rumah pemilik di Dusun Kranding. Namun, baru menempuh jarak pendek dari bengkel, pengemudi melihat kepulan asap disertai kobaran api keluar dari bagian depan kendaraan.
“Ketika mobil melaju, asap dan api langsung keluar dari ruang mesin. Pengemudi segera menepikan kendaraan, sementara warga sekitar membantu upaya pemadaman awal hingga tim Damkar tiba untuk penanganan lanjutan,” tambah Aji.
Meski kebakaran masuk kategori sedang dan tidak menimbulkan korban jiwa, akibat insiden ini kerugian ditaksir hingga jutaan rupiah. (CIA)
Views: 138

















