TRENGGALEK, bioztv.id – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), DPC PKB Trenggalek menggelar rangkaian kegiatan bernuansa religius dan penguatan kaderisasi. Acara tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum konsolidasi kader dan refleksi spiritual demi membangun partai yang lebih modern dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 11 Juli 2025, dengan ziarah ke makam para pendiri PKB dan muassis Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Trenggalek. Seluruh jajaran pengurus DPC, Fraksi PKB DPRD, DPAC, hingga kader turut hadir dalam tradisi tahunan ini.
“Ziarah ini bukan sekadar tradisi, tapi juga wujud penghormatan atas perjuangan pendiri PKB dan para ulama. Kami ingin kader tetap terhubung dengan akar spiritual partai,” ujar Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, Senin (22/7/2025).
Pendidikan Kader Badan Partai (DIKBAR) Perkuat Militansi
Agenda berlanjut dengan Pendidikan Kader Badan Partai (DIKBAR) yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Juli 2025, di Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Jatiprahu, Karangan. Sebanyak 142 peserta dari seluruh DPAC PKB se-Trenggalek mengikuti pelatihan intensif. Materi yang mereka dapatkan meliputi ideologi partai, keprotokoleran, hingga simulasi baris-berbaris.
“DIKBAR ini bagian dari upaya membentuk kader militan dan siap terjun ke masyarakat. Kami ingin PKB menjadi partai modern, tapi tetap berakar pada nilai-nilai pesantren dan kebangsaan,” lanjut Sukarodin.
Selain itu, panitia juga memasang berbagai atribut partai seperti bendera, banner, hingga umbul-umbul di sejumlah titik strategis di Trenggalek. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penyegaran identitas visual partai menjelang tahun politik 2025.
Puncak Harlah: Istighotsah dan Tasyakuran
Puncak peringatan digelar pada malam tirakatan, Selasa malam (21/7), melalui istighotsah dan doa bersama yang dihadiri para kiai, pengurus partai, dan tokoh masyarakat. Momen ini menjadi penutup spiritual dari seluruh rangkaian acara.
“Kami menggelar istighotsah sebagai doa bersama agar PKB semakin kuat, solid, dan mampu menjawab tantangan zaman. Semoga semangat kaderisasi dan religiusitas ini membawa keberkahan,” tutur Sukarodin.
Hari ini, Rabu (22/7), acara ditutup dengan tasyakuran, berupa genduren sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang PKB dalam membela aspirasi rakyat.
Dengan semangat Harlah ke-27, DPC PKB Trenggalek berharap dapat melahirkan kader-kader muda yang berkompeten dan berintegritas, serta memperkuat posisi partai sebagai kekuatan politik yang berpihak pada umat.(CIA)
Views: 52
















