Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Terminal Bus Trenggalek Padat Penumpang Rute Surabaya

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id –  Suasana Terminal Tipe A Surodakan di Trenggalek langsung berubah drastis sejak menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Sejak Rabu (28/5/2025), lalu lintas penumpang menunjukkan lonjakan signifikan. Terminal yang berlokasi di Jalan Ki Mangun Sarkoro ini kembali menjadi pusat mobilitas masyarakat yang ingin menikmati waktu bersama keluarga atau sekadar berlibur di kampung halaman.

Lonjakan jumlah penumpang tercatat pada Rabu (28/5/2025). Petugas terminal mencatat, jumlah kedatangan penumpang bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) mencapai 633 orang, sementara bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mencatat 40 penumpang. Angka ini naik cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa yang rata-rata hanya 500 penumpang per hari.

“Memang ada kenaikan penumpang mulai hari Rabu kemarin. Bus AKDP jurusan Surabaya-Trenggalek menjadi rute paling ramai,” jelas Rahajeng Rola Saputri, Staf Bagian Produksi Terminal Tipe A Surodakan, pada Jumat (30/5/2025).

Rola menambahkan, tidak hanya kedatangan, arus keberangkatan pada hari yang sama juga menunjukkan angka tinggi. Bus AKDP jurusan Trenggalek-Surabaya tetap menjadi favorit. Total, 532 orang berangkat menggunakan bus AKDP dan 57 orang dengan bus AKAP.

Namun, situasi berbalik saat memasuki hari pertama libur nasional, Kamis (29/5/2025). Jumlah kedatangan penumpang justru kembali normal. Data terminal mencatat, penumpang AKDP sejumlah 512 orang, dan AKAP hanya 26 orang.

“Biasanya saat hari libur seperti ini, jumlah kedatangan ke Trenggalek sudah berkurang karena sebagian besar penumpang sudah tiba sehari sebelumnya. Namun, untuk keberangkatan justru meningkat. AKDP mencatat 604 penumpang, sementara AKAP tetap 57 penumpang,” terang Rola.

Terminal memprediksi tren peningkatan penumpang akan terus berlanjut, terutama menjelang akhir pekan dan kembali masuk kerja pada Senin. Puncak lonjakan keberangkatan diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu.

“Puncaknya biasanya Minggu sore hingga malam. Apalagi jika libur panjang seperti ini, banyak warga Trenggalek yang bekerja di luar kota akan pulang kampung, begitu juga saat kembali ke kota perantauan,” imbuh Rola.

Terminal Surodakan memegang peran penting dalam mobilitas masyarakat Trenggalek. Selain menjadi pintu masuk dan keluar utama angkutan darat, terminal ini juga menjadi saksi berbagai kisah haru, rindu, dan perpisahan.

Lonjakan penumpang pada momen libur panjang ini menggambarkan betapa pentingnya waktu berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Rute Surabaya tetap menjadi yang paling padat karena banyak warga Trenggalek merantau dan bekerja di sana. Jadi, saat libur panjang, mereka pasti pulang kampung,” pungkas Rola.(CIA)

Views: 52