Hendak Buang Hajat di Sungai Suruh, Nenek 69 Tahun di Trenggalek Hanyut Terseret Banjir

oleh
oleh
Proses Evakuasi Korban Terseret Banjir Sungai Suruh
Proses Evakuasi Korban Terseret Banjir Sungai Suruh

TRENGGALEK, bioztv.id – Diduga hendak buang hajat di sungai, seorang nenek 69 Tahun di Trenggalek hanyut terseret banjir yang tiba tiba meluap. Peristiwa tragis ini terjadi di Sungai Suruh, Dusun Krajan, Desa Suruh, Kecamatan Suruh. Akibat kejadian ini korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sungai.

Menurut keterangan Kapolsek Suruh, AKP Sanusi, peristiwa bermula saat korban, Sunarsih (69), hendak buang air besar di sekitar sungai tersebut, Selasa (7/1) sekitar pukul 13.15. Wilayah sekitar tengah diguyur hujan lebat, dan tanpa disadari oleh korban, debit air sungai meningkat secara cepat.

“Arus sungai yang tiba-tiba datang begitu deras tidak bisa dihindari korban, apalagi kondisi korban yang mengalami gangguan pendengaran,” ujar AKP Sanusi.

Adik korban, Darwati (49), yang mengetahui kejadian tersebut, segera mencari korban di tepi sungai namun tak menemukan jejak. Dengan kondisi arus yang begitu deras, Darwati melaporkan kejadian itu ke Polsek Suruh dan meminta bantuan warga sekitar.

“Kami segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Pencarian dilakukan bersama warga dan perangkat desa,” ungkap AKP Sanusi.

Sekitar pukul 13.30 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh Drs. Witarno, salah satu perangkat desa, dalam keadaan sudah hanyut terbawa arus. Setelah berhasil ditarik ke tepi sungai, korban segera dibawa ke Puskesmas Suruh untuk mendapatkan penanganan medis.

“Hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban, namun ada memar di bagian kening, diduga akibat benturan dengan batu di sungai,” jelas AKP Sanusi.

Kapolsek Suruh memastikan bahwa kejadian ini murni musibah, tanpa adanya indikasi tindakan kriminal. Meskipun tragedi ini menyisakan kesedihan mendalam, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut proses hukum lebih lanjut.

“Kami sudah melakukan penyelidikan lengkap dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Keluarga juga telah membuat pernyataan resmi bahwa mereka menerima musibah ini,” pungkas AKP Sanusi.(CIA)

Views: 1