Sempat Menjalani Perawatan Medis, Warga Trenggalek Meninggal Usai Makan di Hajatan Keagamaan

oleh
oleh

STRENGGALEK, bioztv.id – Seorang warga di Kelurahan Ngantru meninggal dunia setelah makan makanan saat menghadiri hajatan keagamaan di lingkungannya. Dari 7 pasien yang masuk ke RSUD dr.Soedomo, 6 diantaranya selamat dan 1 meninggal dunia. Peristiwa ini memicu kekhawatiran warga tentang kemungkinan adanya kasus keracunan massal.

Sujiono, Humas RSUD dr. Soedomo, menyebut pasien pertama, N (47) Warga RT 21 Kelurahan Ngantru, datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Jumat (11/10) dengan keluhan muntah dan diare mendadak.

“Pasien masuk IGD dengan kesadaran menurun dan harus segera dirujuk ke ruang HCU,” jelas Sujiono melalui sambungan telephone, Senin (14/10).

Kondisi N semakin memburuk, sehingga dipindahkan ke ruang ICU untuk mendapatkan penanganan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal pada Senin pagi, pukul 10.06 WIB.

“Upaya maksimal dari tim medis sudah dilakukan, tetapi kondisi pasien terus memburuk,” ungkapnya.

Menurut Sujiono, pasien N sebelumnya menghadiri hajatan keagamaan di lingkungannya pada Rabu (09/10). Pasien diketahui memiliki riwayat hipertensi, namun dugaan adanya keracunan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Pada Kamis pagi (10/10), ia mulai mengeluhkan sakit perut, disusul muntah dan diare di sore harinya,” tambahnya.

Selain N, enam warga lainnya yang juga mengalami gejala serupa sempat dirawat di rumah sakit. Tiga di antaranya dilarikan ke IGD pada Jumat, sementara empat lainnya masuk pada Sabtu (12/10/2024).

“Alhamdulillah, enam pasien sudah membaik dan diperbolehkan pulang,” ujar Sujiono.

Menanggapi kejadian ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Trenggalek bergerak cepat dengan mengumpulkan data dan sampel makanan dari hajatan tersebut. Kepala Dinkes Trenggalek, Soenarto, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.

“Kami sudah menangani kasus ini, mengirim sebagian pasien ke rumah sakit, dan mengambil sampel makanan untuk diperiksa,” jelas Soenarto melalui pesan singkat.(CIA)

Views: 1