TRENGGALEK, bioztv.id – Gelar aksi Demonstrasi dan bakar ban didepan Gedung DPRD Trenggalek, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Trenggalek tuntut pemerintah segera turunkan harga beras. Selain itu, GMNI Juga menyoroti kerusakan Infrastruktur di Trenggalek. Jalan jalan yang rusak saat ini banyak yang belum diperbaiki.
Orator Aksi GMNI Trenggalek, Mamik Wahyu Ningtiyas mengatakan GMNI Trenggalek telah menyatakan sikap berupa aksi turun Jalan terkait kenaikan harga beras yang sangat signifikan. Dampaknya bahkan menyengsarakan rakyat.
“kami menuntut pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi kenaikan harga beras yang sangat signifikan dan menyengsarakan rakyat. Kami sudah terjun ke lapangan dan menemukan fakta bahwa harga beras telah naik drastis dalam beberapa bulan terakhir,” kata Mamik.
Dalam orasinya, Mamik Wahyu Ningtiyas juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Trenggalek yang memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan. Ironisnya, kerusakan infrastruktur itu sudah cukup lama dan tak kunjung diperbaiki. GMNI Trenggalek mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak di berbagai wilayah Trenggalek.
“Contohnya di Desa Gamping, Kecamatan Suruh, dan di Kecamatan Pule. Kami sudah melakukan survei dan menemukan banyak sekali jalan yang berlubang. Hal ini adalah bentuk kepedulian kami, karena suara rakyat adalah suara kami juga.” Uar Mamik.
Disis lain, GMNI juga menyi=oroti penghargaan yang diberikan kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sebagai agen perubahan. Mamik Wahyu Ningtiyas juga menyampaikan kekecewaannya terhadap janji-janji yang belum terealisasi.
“Kami mempertanyakan penghargaan program agen perubahan ini, karena masih banyak suara rakyat yang belum didengar oleh pemerintah. Contohnya terkait kenaikan harga beras dan jalan rusak,” tegas Mamik.
Mamik juga menjelaskan jika ia pernah dengar terkait Bupati yang pernah berjanji akan memperbaikai seluruh jalan rusak pada tahun 2024, khususnya pada bulan Maret. Namun, kenyataannya di lapangan masih banyak jalan yang rusak parah.
“Hal ini tidak sesuai dan justru berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di lapangan.” Ujar Mamik,
Aksi demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian dan aspirasi dari GMNI Trenggalek terhadap kondisi sosial dan infrastruktur di daerah mereka. Mamik dan kawan-kawannya berharap pemerintah dapat segera merespon tuntutan mereka dan memberikan solusi yang konkret. (CIA)
Views: 28
















