TRENGGALEK, bioztv.id – Banjir bandang yang terjadi di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek sisakan kisah haru. Salah satu warga yang rumahnya tenggelam, ungkap perjuangannya selamatkan diri dan keluarganya ditengah kegelapan malam saat banjir melanda. Meski rumahnya porak poranda, akhirnya keluarganya selamat.
Berdasarkan keterangan Mahmudi, salah satu korban banjir bandang yang melanda Desa Tasikmadu, kecamatan Watulimo. Pada malam sebelum terjadi banjir bandang ia dan keluarganya sudah tidak bisa tidur. Pasalnya, pasca hujan lebat guyur daerahnya selama beberap waktu, kondisi air disungai berangsur membesar. Melihat kondisi air sungai ini, Mahmudi mulai khawatir jika akan terjadi bandang. Terlebih, arus sungai terus bertambah deras, dan mulai ada tanda tanda luapan sungai. Selain itu, sungai juga terdengar geuruh keras melebihi suara gemuruh ombak di laut.
Lebih lanjut Mahmudi menyampaikan, pada jam 21.00 WIB, ia bersama istri, mertua dan anak anaknya masih duduk duduk didekat rumah sambil memantau perkembangan arus sungai. Saat itu ia mulai khawatir aka terjadi banjir bandang. Sehingga pada malam itu ia dan keluarganya memilih untuk tidak tidur. Setelah beberapa jam, akhirnya apa yang dikhawatirkan benar terjadi. Tiba tiba banjir bandang terjang rumahnya. Saat itu juga ia langsung enggending kedua anaknya dan mengajak istri dan mertuanya untuk lari menyelamatkan diri.
Sebelumnya diketahui bahwa, banjir bandang sempat melanda kawasan permukiman warga Desa Tasikmadu pada 10 Oktober sekitar pukul 01.00 WIB. Bencana alam ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hari, hingga mengakibatkan air dari bukit sekitar terlalu deras turun ke dataran rendah. Selain itu, di salah satu jembatan aliran sungai juga tersumbat tumpukan batang kayu. Akibatnya arus sungai justru mengalir ke kawasan pemukiman, hingga porak porandakan ratusan rumah warga.
Views: 195
















