TRENGGALEK, bioztv.id – Sisir KUA-PPAS Perubahan, Komisi 4 DPRD Trenggalek kembali semprot Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD). Pasalnya, Dinas PMD tak anggarkan kegiatan lomba penjaringan inovator tekhnologi tepat guna (TTG) lokal seperti era terdahulu. Yang dianggarkan justru pengiriman inovator pada event pemerintah provinsi.
Sesuai hasil pencermatan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan Tahun 2022. Komisi 4 DPRD Trenggalek sayangkan perencanaan dinas PMD yang dinilai kurang cermat. Pasalnya, selama ini dinas PMD rutin mengirim peserta lomba inovator TTG dari trenggalek untuk mengikuti perlombaan yang diselenggarakan pemerintah provinsi Jawa Timur. Namun justru kegiatan lomba atau penjaringan inovator TTG di Trenggalek tidak diselenggarakan. Sehingga komisi 4 meminta agar kegiatan penjaringan inovator ini dianggarkan agar bisa digelar seperti pada tahun tahun sebelumnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Sukarodin menyampaikan, Pada tahun tahun sebelumnya dinas PMD sudah pernah gelar lomba TTG. Namun saat ini sudah tidak ada lagi. Terkait pencarian bakat inovator tekhnologi itu, selama ini dinas PMD hanya menganggarkan untuk kegiatan pengiriman inovator ke provinsi. Namun anggaran lomba atau seleksi pejaringan inovator lokal secata terbuka justru tidak dilakukan. Artinya, inovator yang dikirim ke provinsi juga bukan hasil penjaringan yang digelar secara terbuka.
Sukarodin juga menambahkan, jika kedepannya lomba tekhnologi tepat guna (TTG) itu bisa kembali digelar di Trenggalek. Pihaknya berharap kedepannya akan muncul inovator inovator baru dalam hak tekhnologi tepat guna. Sehingga tekhnologi tersebut bisa dikembangkan dan bisa lebih bermanfaat untuk semua.
Views: 46

















