TRENGGALEK, bioztv.id – Jumlah guru setiap tahun terus berkurang, Dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Dikpora) Trenggalek terancam kekurangan tenaga pendidik atau guru. Pasalnya, dalam setiap tahun ada sekitar 300 guru yang pensiun, sementara itu saat ini sudah tidak ada lagi penambahan guru tidak tetap atau honorer baru.
Mengacu keterangan kepala dinas Dikpora Trenggalek, pengurangan jumlah guru di Trenggalek selalu terjadi dalams etiap tahunnya. Pengurangan ini terjadi karena yang bersangkutan sudah memasuki masa purna tugas atau pensiun. Jumlahnya sekitar 300 guru dalam setiap tahunnya. Sedangkan untuk kebutuhan guru untuk tingkat sekolah dasar (SD) sekitar 400 guru.
Lebih lanjut Kepala Dinas Dikpora Trenggalek, Totok Rudijanto menyempaikan, Masing masing SD minimal harus ada 9 guru. Jika dirinci terdiri dari guru kelas 6, operator 1, dan guru mata pelajaran (Mapel) 2 orang, meliputi mapel agama dan olahraga. Selain itu juga masih ada tambahan 1 satu orang lagi sebagai Kepala Sekolah.
Totok juga menambakan, sejak bulan Oktober 2021 pihaknya sudah tidak memperkenankan kepala sekolah mengikat perjanjian kerja dengan GTT maupun PTT baru. Hal ini dilakukan seiring terbitnya PP Nomor 49 tahun 2018, tentang managemen PPPK. Sehingga selama 5 tahun, sejak 28 November 2018, sampai 28 November 2023, Dikpora Trenggalek akan terus menata kebutuhan SDM tenaga pendidik maupun tenaga kependdidikan.
Views: 68

















