TRENGGALEK, bioztv.id – Kembali kupas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Trennggalek Tahun 2021, Pansus 4 DPRD Trengalek soroti laju pertumbuhan ekonomi (LPE) yang dinilai tertatih tatih. Hal ini diduga akibat budaya ASS hingga masyarakat yang lebih suka belanja hingga pemanfaatan fasilitas yang ada di luar kota.
Dari hasil pembahasan LKPJ Bupati Trenggalek Tahun 2021 antara Pansus 4 DPRD dan sejumlah OPD teknis, Pansus 4 menekankan adanya kebijakam serius terkait laju pertumbuhan ekonomi di Trenggalek. Kondisi perekonomian yang masih tertatih tatih ini dinilai tidak sepenuhnya kesalahan dari pemerintah daerah saja, namun juga karena kebiasaan atau budaya masyarakat yang ahrus dibenahi.
Jetua pansus 4 DPRD Trenggalek, Sukarodin menyampaikan, Tolok ukur perekonomian di suatu daerah dikatakan maju adalah adanya kehidupan 24 jam. Sementara itu, saat ini di Trenggalek saat jam 10.00 malam kondisinya sudah sepi. Mnurutnya, saat ini masih banyak ASN maupun masyarakat yang hanyas ekedar malam saja lebih memilih di luar kota, contohnya memilih pergi ke Tulungagung. Selain itu, untuk belanja juga banyak yang memilih diluar Trenggalek.
Sukarodin juga menambahkan, untuk merubah budaya konsumtif diluar kota ini, pihaknya menekankan agar dimulai dari aparatur sipil negara (ASN) trelebih dahulua. Para ASN harus lebih mencintai produk produk lokal Trenggalek dan memilih belanja didalam kota saja. Diharapkan, hal ini akan dicontoh oleh masyrakat secara luas. Dengan demikian, potensi merubah budaya konsumtif diluar kota bisa dikikis secara perlahan.
Views: 57

















