TRENGGALEK, bioztv.id – Sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2021, Bupati Trenggalek akui ada sejumlah target yang tidak bisa terpenuhi akibat pandemi Covid-19. Artinya, tidak tercapainya sejumlah target pembangunan ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Trenggalek, tapi kejadian ini merata secara nasional.
Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2021 ini dilakukan pada 28 Maret 2022 di Graha Paripurna gedung DPRD Trenggalek. Menurut bupati, LKPJ Tahun 2021 ini berisi pelaporan pelaksanaan tahun kelima atau tahun terakhir dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Trenggalek 2016 – 2021, sekaligus masa transisi RPJMD 2021 – 2026. Visi dari RPJMD 2016-2021 ini adalah terwujudnya Kabupaten Trenggalek yang maju, adil, sejahtera, berkepribadian berlandaskan iman, dan taqwa. sementara, tema pembangunan pada 2021 adalah mempercepat pemulihan ekonomi rakyat melalui sdm kreatif dan ekosistem terjaga.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan, secara umum, perjalanan penyelenggaraan pemerintahan daerah sampai Tahun 2019 berjalan normal sesuai dengan indikator yang ada. Namun pasca kemunculan pandemi covid-19 pada 2020, beberapa indikator tidak bisa tercapai. Beberapa diantaranya terjadi peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran.
Nur Arifin juga menambahkan, sesuai perubahan RKPD Tahun 2021, tema pembangunan didukung tiga prioritas pembangunan daerah. Ketiga prioritas itu yakni, yang pertama mendorong investasi akselerasi ekonomi berbasis industri kreatif dan pariwisata untuk mendukung pengentasan kemiskinan. Kedua, menciptakan SDM unggul, penuh kreativitas yang siap kerja dan berwirausaha. Sedangkan yang ketiga adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur dasar dan digital yang berwawasan lingkungan untuk pelayanan publik yang berkualitas.
Views: 19

















