TRENGGALEK, bioztv.id – Buka kegiatan Musyawarah Perempuan Anak Disabilitas dan Kelompok Rentan lainnya (Murena Keren), Bupati Trenggalek dorong keterlibatan perempuan sebagai aktor dalam perencanaan pembangunan. Kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar agar pembangunan bisa berjalan secara inklusif.
Kegiatan Musrena Keren ini digelar pada 9 Maret 2022 di Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Kegiatan ini digelar selisih sehari dengan momen International Women’s Day yang diperingati tanggal 8 Maret kemarin. Menurut Bupati, membantu perempuan melalui program bukanlah melihat mereka sebagai obyek atau subyek yang lemah. Tetapi karena memiliki peran penting serta tanggung jawab yang lebih. Berkaca dari hal ini, Bupati tekankan adanya dukungan kegiatan terhadap perempuan. COntohnya dengan menambah keterampilan, pengalaman, hingga kecerdasannya.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, pihaknya berharap agar semua bisa melek gender sejak awal. Artinya jangan letakkan perempuan dan kelompok rentan sebagai orang yang tidak mampu. Tetapi harus dijadikan sebagai orang yang memiliki kelebihan. Sehingga perencanaan pembangunan harus benar-benar bisa melibatkan perempuan sebagai aktor.
Mas Ipin juga menambahkan, cita-cita inklusif sebenarnya bukanlah cita-cita bupati, bukan juga cita-cita parsial hanya di Kabupaten Trenggalek. Namun, konstitusi sudah mengamanatkan bahwa Indonesia merdeka itu harus memastikan melindungi segenap tumpah darah. Untuk mendukung hal ini, Mas Ipin juga menekankan agar forum Musrena Keren terus dilaksanakan secara istiqomah,
Views: 23
















