Perumahan Inklusif Permudah Penyandang DIsabilitas Trenggalek Miliki Hunian & Tempat Usaha

oleh
oleh
Impian penyandang disabilitas di kabupaten Trenggalek untuk memiliki hunian layak sekaligus tempat usaha mulai terwujud. Pasalnya, saat ini para penyandang disabilitas dipermudah untuk bisa memiliki rumah yang sekalgus tempat usaha. Perumahan tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas yang ramah disabilitas.
Impian penyandang disabilitas di kabupaten Trenggalek untuk memiliki hunian layak sekaligus tempat usaha mulai terwujud. Pasalnya, saat ini para penyandang disabilitas dipermudah untuk bisa memiliki rumah yang sekalgus tempat usaha. Perumahan tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas yang ramah disabilitas.

TRENGGALEK, bioztv.id – Impian penyandang disabilitas di kabupaten Trenggalek untuk memiliki hunian layak sekaligus tempat usaha mulai terwujud. Pasalnya, saat ini para penyandang disabilitas dipermudah untuk bisa memiliki rumah yang sekalgus tempat usaha. Perumahan tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas yang ramah disabilitas.

Mengacu keterangan perwakilan yayasan Naema, pada kawasan inklusif  yanga da di Desa Prambon, kecamatan Tugu, kabupaten Trenggalek ini, Bangunan rumahnya bagian depan didesain menjadi etalase kaca. Hal ini dimaksudkan agar selain menjadi tempat tinggal tapi bisa juga menjadi tempat usaha, yaitu menjadi tempat mereka menawarkan jasa atau produk usahanya. Saat ini  para penyandang disabilitas yang tinggal di kawasan perumahan inklusif sekaligus bisa bekerja. Mereka ada yang menjadi tukang pijit,  penyanyi,  tukang cukur rambut, dan berbagai usaha lainnya.

Lebih lanjut perwakilan dari Yayasan Naeema, Khusnul Merlina Sari menyampaikan, perumahan inklusif itu dibangun untuk memudahkan akses para penyandang disabilitas, sekaligus mempermudah mereka untuk memiliki rumah. Disini, Yayasan mengizinkan para penghuninya mengangsur harga rumah dengan biaya yang sangat murah.

Khusnus juga menambahkan, bagi para penyandang disabilitas,  memiliki rumah sendiri merupakan pencapaian yang luar biasa. Tak hanya itu,  para penyandang disabilitas yang tinggal di tempat itu juga bisa membaur dengan warga di perkampungan,  sehingga mereka bisa terlibat langsung dengan berbagai kegiatan masyarakat.

Views: 1