TRENGGALEK, bioztv.id – Rumah sakit Mardi Mulia Trenggalek dijadikan tempat isolasi terpusat Covid-19, Wakil Gubernur Jawa Timur sebut selain bisa digunakan untuk perawatan jika terjadi lonjakan, tempat ini bisa juga dimanfaatkan untuk transisi bagi pasien Covid-19 yang kondisinya membaik namun masih terkonfirmasi Positif.
Berdasarkan Keterangan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, pihaknya menyambut baik upaya pemerintah daerah memanfaatkan Rumah Sakit (RS) Mardi Mulia sebagai tempat isolasi terpusat Covid-19. Terlebih sesuai data Kemenkes, angka Kematian pasien Covid-19 di Trenggalek cukup tinggi dan masuk level 4, sedangkan kasus konfimasi positif masuk pada level 2. Salah satu kelebihan pemanfaatan RS Mardi Mulia untuk penanganan Covid-19 ini, karena lokasinya juga berdekatan dengan RSUD Dr.Soedomo Trenggalek.
Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menjelaskan, pemanfaatan RS Mardi Mulia sebagai tempat isolasi terpusat Covid-19 ini, sebagai salah satu penunjang keterbatasan tempat perawatan di RSUD Dr.Soedomo. Pasalnya, sekarang kondisi Bed di RSUD juga hampir penuh, sehingga, nantinya tempat ini bisa digunakan untuk mengantisipasi jika terjadi overload pasien Covid-19.
Seperti diberitakan sebelumnya, berkaca dari tingginya angka kematian pasien Covid-19 di Trenggalek, ada 2 kemungkinan yang terjadi, yaitu, karena angka kematian pasien Covid-19 ini memang lebih tinggi, dan karena banyaknya kasus konfirmasi yang belum ditemukan. Sementara itu dalam beberapa waktu terakhir RSUD Dr.Soedomo Trenggalek juga sempat mengalami overload.
Views: 38

















