Disidak Emil Dardak, Overload Pasien RSUD Dr.Soedomo Trenggalek Tiba Tiba Hilang ?

oleh
oleh
Disidak Wakil Gubernur Jawa Timur, Overload pasien di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek langsung hilang. Pasalnya, sebelum Emil dardak datang, proses perawatan pasien dilakukan hingga ruang tunggu IGD, namun saat Emil mendatangi RSUD, seluruh pasien yang sebelumnya dirawat diruang tunggu sudah tidak ada.
Disidak Wakil Gubernur Jawa Timur, Overload pasien di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek langsung hilang. Pasalnya, sebelum Emil dardak datang, proses perawatan pasien dilakukan hingga ruang tunggu IGD, namun saat Emil mendatangi RSUD, seluruh pasien yang sebelumnya dirawat diruang tunggu sudah tidak ada.

TRENGGALEK, bioztv.id – Disidak Wakil Gubernur Jawa Timur, Overload pasien di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek langsung hilang. Pasalnya, sebelum Emil dardak datang, proses perawatan pasien dilakukan hingga ruang tunggu IGD, namun saat Emil mendatangi RSUD, seluruh pasien yang sebelumnya dirawat diruang tunggu sudah tidak ada.

Mengacu keterangan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Kedatangannya di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek adalah untuk memastikan kondisi perawatan pasien yang ada disini. Pasalnya, sesuai video yang ia terima, di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek terjadi overload pasien.  Dari hasil peninjauan kali ini diketahui bahwa,  sekarang sudah terlihat bisa tertangani, artinya tidak ada lagi antrian maupun pasien yang tidak tertangani.

Sementara itu Direktur RSUD Dr.Soedomo Trenggalek, dr.Sunarto menyampaikan, kemarin pasien yang masuk rumah sakit memang cukup banyak, sehingga ruang tunggu dan area drop zone digunakan untuk ruang perawatan. Saat ini, pihaknya sudah menambah satu ruang lagi untuk isolasi, sementara itu pasien juga sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Dari seluruh ruang perawatan di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek sebesar lebihd ari 60% sudah digunakan untuk ruang perawatan.

Emil Dardak juga menjelaskan, pihaknya turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, maupun Direktur RSUD dr. Soedomo yang telah melakukan gerak cepat, mengkonversi unit non-Covid menjadi Covid untuk menampung pasien. Dengan demikian penanganan pasien bisa lebih maksimal.

Views: 3