Dana Maskin RSUD Trenggalek Dianggarkan 4 M, Komisi 4 Minta Ditambah Sesuai Kebutuhan

oleh
oleh
Sudah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht), ratusan barang bukti dari puluhan tindak pidana akhirnya dimusnahkan Kejaksaan negeri Trenggalek bersama jajaran Forkopmda. Selama setahun terakhir, pemusnahan ini merupakan yang kedua kalinya dan bertepatan dengan hari bhakti adyaksa yang ke-61.
Sudah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht), ratusan barang bukti dari puluhan tindak pidana akhirnya dimusnahkan Kejaksaan negeri Trenggalek bersama jajaran Forkopmda. Selama setahun terakhir, pemusnahan ini merupakan yang kedua kalinya dan bertepatan dengan hari bhakti adyaksa yang ke-61.

TRENGGALEK, bioztv.id – Dana kesehatan bagi masyarakat miskin (Dana Maskin) di RSUD Dr.Soedomo baru dianggarkan sekitar 4 Miliar rupiah, Komisi 4 DPRD Trenggalek minta agar anggaran tersebut ditambah sesuai kebutuhan selama satu tahun. Pasalnya, kebutuhan dana maskin RSUD dalam setiap tahunnya mencapai  sekitar 7 Miliar Rupiah.

Bahas Kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) Kabupaten Trenggalek Tahun 2022, Komisi 4 DPRD Trenggalek kritisi nominal dana kesehatan bagi masyarakat miskin (Maskin) yang ada di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek. Pasalnya, dari hasil pencermatan komisi 4, nominal anggaran dana Maskin di RSUD itu masih dibawah belum mampu untuk memenuhi kebutuhan selama setahun. Sehaingga anggaran itu harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Mugianto menyampaikan, anggaran Dana Maskin yang direncanakan RSUD sebesar 4 Miliar Rupiah, sementara itu kebutuhan dalam setahun sekitar 7 Miliar Rupiah. Sehingga ia meminta agar pihak RSUD Dr.Soedomo menyesuaikan nominal anggaran itu dengan kebutuhan sebenarnya.

Mugianto juga menambahkan, Anggaran Dana Maskin di RSUD ini merupakan anggaran untuk membackup pemenuhan kesehatan bagi warga miskin yang menjalani perawatan di RSUD namun tidak tercover pada program jaminan kesehatan sepertihalnya  kartu indonesia sehat (KIS). Pasalnya, hingga saat ini masih benyak warga miskin yang belum mendapatkan program jaminan kesehatan tersebut.

Views: 0