Beranda NEWS MOMENT Ganti Rugi Lahan Bendungan Bagong, MA Kabulkan Kasasi BPN Trenggalek, Keberatan Warga...

Ganti Rugi Lahan Bendungan Bagong, MA Kabulkan Kasasi BPN Trenggalek, Keberatan Warga Ditolak ?

1144

TRENGGALEK, bioztv.id – Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia kabulkan kasasi Badan Pertanahan nasional (BPN) Trenggalek, warga terdampak bendungan bagong tidak bisa menikmati nominal ganti rugi sesuai penetapan Pengadilan Negeri Trenggalek. Pasalnya, sesuai direktori putusan MA, hasil penilaian pengadaan tanah dari KJPP dinyatan sah.

Mengacu laman putusan3.mahkamahagung.go.id, direktori MA menyebutkan bahwa menerima permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi yang semula Keberatan I, yaitu BPN Trenggalek dan BBWS Brantas. Sehingga MA membatalkan Penetapan Pengadilan Negeri Trenggalek 84/Pdt.P/2020/PN Trk, tanggal 20 Oktober 2020, dan Menyatakan sah hasil penilaian pengadaan tanah dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Febriman Siregar & Rekan dalam proses pengadaan tanah untuk pelaksanaan pembangunan Bendungan Bagong.

Menanggapi turunnya putusan MA ini, Kasi Pengadaan Tanah Kantor BPN Trenggalek yang juga sebagai Sekertaris Panitia Pembebasan Lahan, Muhammad Nur Fathoni menyapaikan, pihaknya belum bisa berkomentar terkait putusan MA itu, pasalnya, secara resmi BPN belum menerima salinan keputusan itu.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Trenggalek, Abraham Amrullah menyampaikan, pada proses gugatan permohonan keberatan itu ada 4 berkas, yaitu Nomor 83, 84, 85, 86, kemudian ada pengajuan kasasi dari pihak BPN. Saat ini yang sudah turun baru  berkas nomor 85, berkas putusan MA itu diterima PN Trenggalek pada 5 April kemarin. Saat ini prosesnya sudah mulai di berkaskan dan di copy salinan untuk disampaikan ke juru sita maupun ke para pihak.

Sekedar diektahui bahwa, sesuai direktori MA yang dipublis pada laman putusan3.mahkamahagung.go.id, Putusan MA terkait diabulkannya kasasi BPN itu sudah diputuskan sejak 18 Februari tahun 2021 kemarin. Namun, hingga 6 April kemarin, pihak BPN secara resmi belum menerima salinan keputusan itu.