Beranda NEWS MOMENT Tuntut Kelayakan Ganti Rugi Lahan Bendungan Bagong, Warga Minta Pendampingan DPRD Trenggalek

Tuntut Kelayakan Ganti Rugi Lahan Bendungan Bagong, Warga Minta Pendampingan DPRD Trenggalek

237

TRENGGALEK, bioztv.id – Berulang kali lakukan audiensi dengan panitia dan badan pertanahan nasional (BPN) tidak ada hasil, sejumlah warga terdampak bendungan bagong yang ada di Desa Semurup dan Desa Sengon Kecamatan Bendungan, akhirnya adukan nasibnya ke gedung DPRD Trenggalek.

Kedatangan perwakilan warga terdampak bendungan bagong di DPRD Trenggalek ini turut didampingi oleh Kepala Desa Sengon dan Kepala Desa Semurup, Mereka mengadukan nasibnya terkait nilai ganti rugi lahan yang dinilai tidak layak.  Pasalnya, nilai yang diberikan oleh tim appraisal untuk ganti rugi lahan bendungan bagong ini jauh lebih murah dari nilai ganti rugi lahan yang diberikan untuk warga terdampak bendungan Tugu.

Kepala Desa Sengon, Dwi Yulianto menyampaikan, Sedikitnya ada sekitar 57 warga yang menuntut kelayakan harga ganti rugi ini. Karena sudah berulang kali melakukan audiensi dengan pihak terkait tidak menuai hasil, akhirnya memilih mengadukannya ke Komisi 1 DPRD Trenggalek. Dwi Yulianto meminta agar Komisi 1 turut mendampingi perjuangan warga untuk mendapatkan kelayakan nilai ganti rugi ini.

Sebelumnya diketahui bahwa,Nilai ganti rugi dinilai tidak sesuai, sejumlah warga Desa Semurup Kecamatan Bendungan geruduk kantor BPN Trenggalek. Mereka menolak harga ganti rugi yang telah ditentukan oleh tim appraisal untuk tanah dan bangunan yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong.  Mereka menggelar aksinya di lahan kosong sebelah Kantor BPN Trenggalek dengan berorasi dan membentangkan spanduk penolakan harga yang mereka anggap terlalu murah.