Beranda NEWS MOMENT Lonjakan Pasien Pada Era New Normal, Inilah Tambahan Baru 12 Pasien Corona...

Lonjakan Pasien Pada Era New Normal, Inilah Tambahan Baru 12 Pasien Corona Di Trenggalek

280

TRENGGALEK, bioztv.id –  Era new normal, jumlah pasien positif corona di Trenggalek mengalami lonjakan yang cukup tinggi jika dibanding kejadian sebelumnya. Pada 16 Juli kemarin tercatat ada penambahan sejumlah 12 pasien baru terkonfirmasi positif corona, sehingga saat ini jumlah pasien corona di Trenggalek mencapai 54 orang.

12 Pasien baru tersebut yang pertama adalah Pasien 43 yang merupakan laki-laki berusia 55 tahun asal Kelurahan Sumbergedong Kecamatan Trenggalek dan bekerja sebagai ASN di Lumajang. Ke-dua adalah pasien 44, yaitu seorang ibu rumah tangga berusia 33 tahun aal Sidoarjo yang saat ini tinggal di Kelurahan Ngantru. Yang bersangkutan merupakan istri dari pasien 36. Ke-tiga adalah pasien 45, yaitu seorang anak berusia 6 tahuan, yang merupakan anak dari pasien 36 dan pasien 44.

Ke-empat adalah Pasien 46, yaitu wanita berusia 55 tahun dari Desa Ngares Kacamatan Trenggalek, yang merupakan istri dari pasien 34. Ke-lima adalah Pasien 47, yaitu seorang Perempuan berusia 20 tahun dari Desa Sumberingin Kecamatan Karangan, yang merupakan Keponakan dari pasien 39. Ke-enam adalah Pasien 48, yaitu seorang Laki-laki berusia 16 tahun dari Desa Sumberingin Kecamatan Karanganyang merupakan anak dari pasien 39.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek, dr.Murti Rukiyandari menjelaskan, Untuk penambahan Ke-tujuh adalah, Pasien 49 yaitu seorang Laki-laki berusia 58 tahun Bekerja sebagai petani dan tinggal di Desa Mlinjon Kecamatan Suruh.

Ke-delapan adalah Pasien 50 yaitu seorang Perempuan berusia 32 tahun dari Desa Suruh Kecamatan Suruh yang berprofesi sebagai ART di Surabaya. Ke-sembilan adalah Pasien 51, yaitu seorang Laki-laki berusia 32 tahun dari Desa Pucanganak Kecamatan Tugu, yangbersangkutan Bekerja sebagai KTU di salah 1 SMP di Surabaya.

Selanjutnya yang ke-sepuluh adalah Pasien 52, yaitu seorang Laki-laki berusia 31 Tahun dari Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, yang bersangkutan bekerja di Papua dan pulang kampong hingga akhirnya diketahui positif corona. Ke-sebelas adalah Pasien 53, yaitu seorang laki-laki berusia 52 tahun asal Desa Pringapus Kecamatan Dongko, dalam kesehariannya yang bersangkutan  bekerja sebagai Tukang Bangunan. Sedangkan untuk pasien yang ke-dua belas adalah Pasien 54, yaitu seornag laki-laki berusia 33 tahun dari desa terbis Kecamatan Panggul, dalam kesehariannya yang bersnagkutan bekerja sebagai sopir.