M Nur Arifin, Penurunan Anggaran Jaminan Kesehatan Untuk Penghematan Agar Lebih Selektif

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Merosotnya anggaran jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin disemprot Fraksi Demokrat, Bupati Trenggalek menampik jika hal tersebut dinilai kurang berpihak kepada warga miskin. {asalnya, hal tersebut dilakuan sebagai wujud penghematan anggaran agar pemberian bantuan lebih selektif dan tepat sasaran.

Berdasarkan data yang ada, pada tahun tahun sebelumnya saat APBD Trenggalek hanya 1,5 Triliun, dan PAD masih sekitar 150 Miliar rupiah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mampu memberikan anggaran jaminan kesehatan hampir 10 Miliar rupiah per tahun. Namun saat APBD Trenggalek sudah mencapai 2 Triliun lebih, dan PAD mencapai sekitar 300 Miliar rupiah, anggaran jaminan kesehatan tersebut hanya dianggarkan sekitar 4 Miliar rupiah saja per tahunnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan, Jika dianggarkan 10 miliar rupiah pertahuan bukan hanya warga miskin saja yang menikmati, namun akan dinikmati oleh seluruh warga termasuk yang tidak miskin. Meski saat ini hanya dianggarkan sekitar 4 Miliar rupiah, namun anggaran tersbeut lebih tepat sasaran, karena pemberiannya lebih selektif.

Nur Arifin juga menambahkan, selain lebih tepat sasaran, melalui anggaran yang hanya 4 Miliar per tahun tersebut juga terbukti mampu menekan angka kemiskinan, selain itu juga terbukti mampu membantu membrikan jaminan kesehatan bagi warga yang kondisinya benar benar miskin dan lebih membutuhkan.

Views: 0