TRENGGALEK, bioztv.id – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Trenggalek kecewa terhadap kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang dinilai lamban dalam menyusun dan menyampaikan laporan. Akibatnya proses pembahasan kinerja Bupati pada tahun 2017 oleh pansus LKPJ Juga ikut terkendala.
Dalam rangka menilai kinerja Bupati Trenggalek pada tahun 2017, sesuai Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) yang telah disampaikan Bupati pada Rapat Paripurna beberapa waktu lalu. Pansus LKPJ menindaklanjutinya dengan memanggil seluruh OPD, guna melakukan evaluasi atas kinerja bupati selama setahun terakhir. Meski demikian beberapa data yang dibutuhkan Pansus trenyata belum semua bisa didapat, seperti halnya belum tertuangnya beberapa angka pada indikator makro dari beberapa capaian.
Ketua Pansus LKPJ, Sukarudin menjelaskan, Pihaknya menyayangkan kinerja Bappeda yang dinilai lemban dalam penyusunan hingga penyampaian Laporan. Pasalnya laporan yang seharusnya sudah disampaikan ke DPRD sejak enam bulan lalu, namun baru saja dilaporkan saat di panggil dalam pembahasan LKPJ.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Kusprigianto menjelaskan, Bahwa belum tersedianya data indicator tersebut lantaran terkendala oleh data Badan Pusat Statistik (BPS), yang sampai saat ini juga belum muncul, Oleh karena itu pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk BPS guna membahas beberapa data dan indikator tersebut.
Mengingat beberapa data yang dibutuhkan Pansus LKPJ belum seluruhnya bisa didapat, Sejumlah anggota Pansus juga menekankan agar Bappeda Trenggalek segera melengkapi data datanya, khususnya terkait indikator makro yang capaiannya belum tertuang angka.
Views: 2

















