TRENGGALEK, bioztv.id – Sapi nggalekan merupakan satu satunya sapi unggulan khas kabupaten Trenggalek, yang sudah ada dan dipelihara masyarakat sejak ratusan tahun silam. Sapi nggalekan sendiri diketahui sebagai salah satu sapi hutan yang berhasil dijinakkan dan dipelihara oleh masyarakat, Khususnya dikawasan pelosok Trenggalek.
Berdasarkan keterangan dari UPTD Pengembangan Ternak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Sapi nggalekan pada awalnya bukan bernama sapi nggalekan, melainkan bernama sapi panggulan dan sapi dongko, Pasalnya sapi tersebut banyak dipelihara oleh masyarakat kecamatan panggul, Dongko dan Munjungan, sehingga namanya memakai nama kecamaatan masing masing. Mengingat jenis sapi yang ada di beberapa kecamatan tersebut sama, akhirnya seiring berjalannya waktu nama sapi tersebut diperluas menjadi sapi nggalekan.
Lebih lanjut Kepala UPTD Pengembangan Ternak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Mastuki menerangkan, Pada zaman dahulu sapi nggalekan ini biasa digunakan warga untuk disembelih saat ada hajatan keluarga atau ritual khusus, sementara itu sapi yang disembelih tidak hanya sapi jantan saja, namun juga sapi betina, mengingat jumlah konsumsi in tidak sebanding dengan jumlah populasinya, akhirnya saat ini sapi nggalekan mendekati kepunahan.
Dilihat dari segi ukuran, sapi ngalekan memang tak sebesar sapi sapi keturunan lainnya, namun dari segi kualitas dagingnya, sapi ini memiliki rasa yang khas dan empuk. Sementara itu untuk perkembangbiakannya, sapi nggalekan ini juga lebih mudah berkembangbiak, pasalnya sapi nggalekan ini bisa tiap tahun beranak. Sedangkan untuk jenis ketahanan terhadap penyakit, sapi ini juga lebih tahan terhadap serangan penyakit dan mudah dalam pemberian makanan.
Views: 9

















