Beranda Advetorial Genjot Pemulihan Ekonomi Tahun 2022, Trenggalek Mulai Lounching 35 Desa Wisata Sadewa

Genjot Pemulihan Ekonomi Tahun 2022, Trenggalek Mulai Lounching 35 Desa Wisata Sadewa

195

TRENGGALEK, bioztv.id – Genjot pemulihan Ekonomi akibat pandemi Covid-19 selama bebeapa tahun terakhir, Bupati Trenggalek Bersama Dinas Pariwisata dan Kabudayaan kabupaten Trenggalek lounching 35 Desa Wisata baru. Ini merupakan lounching tahap pertama dari program 100 Desa Wisata baru atau yang dikenal dengan “Sadewa”.

Menurut Keterangan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, selama kurun waktu 3 tahun kedepan, pihaknya menargetkan 100 desa wisata  baru akan terbentuk dan terbangun di Trenggalek. Untuk tahun pertama ini, Pemkab telah menyiapkan 35 desa wisata baru. Pengelola dan kelompok sadar wisata di desa-desa yang terpilih itu telah dilatih, dan disiapkan agar mampu menjadi destinasi yang menarik dan diminati wisatawan lokal  luar kota.

“Kami ingin ada percepatan pemulihan ekonomi. Target tiga tahun ke depan, sampai dengan 2024 nanti, bisa ada 100 desa wiata di Trenggalek sesuai dengan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah),” Ungkap Bupati, Mas Ipin.

Mas Ipin juga menjelaskan, Rencana 100 Desa Wisata baru ini sengaja disiapkan untuk menyambut mega proyek yang ada di Kabupaten Trenggalek, maupun yang mendekati Trenggalek. Beberapa di antaranya seperti proyek nasional pembangunan bendungan yang berada di tiga tempat, jalur lintas selatan (JLS), Selingkar Wilis.

Selain itu, proyek pembangunan Bandara Kediri dan tol penghubung Kediri-Tulungagung, meski tak berada di Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin menyebut, dua proyek besar itu akan berdampak signifikan dengan kedatangan orang ke Trenggalek.

“Otomatis, dengan infrastruktur itu, orang akan banyak yang datang ke Trenggalek. Dan bila datang, tentunya harus kami siapkan pilihannya. Sehingga Trenggalek nanti benar-benar bisa menjadi jujukan wisata. Sehingga ekonomi Trenggalek menjadi maju,” sambung Mas Ipin.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Sunyoto menyampaikan, 35 Desa Wisata yang dilounching kali ini tersebar di seluruh kecamatan yanga da di Trenggalek.

“Jenis wisata dari 14 kecamatan ini  bermacam macam, ada Wisata alam, Wisata Budaya, hingga wisata buatan, jenisnya sangat bermacam macam. Dari variasi yang bermacam macam ini diharapkan nanti bisa menjadi kekuatan amsing masing desa wisata” ungkap SUnyoto.

Sunyoto juga menjelaskan, meski baru diluncurkan, namun puluhan Desa Wisata ini sudah menggelar beberapa kegiatan menarik. Misalnya, wisata di Desa Ngulangwetan sudah menggelar eco camp, yakni tempat kemping dengan pemandangan asri di pinggir pantai di wilayah Kecamatan Munjungan

“Dari 35 Desa Wisata yang dilounching kali ini, semua juga mendapat pendampingan khusu dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Trenggalek. Sistemnya, setiap satu Desa Wisata didampingi satu OPD). Hal ini dimaksudkan agar Desa wisata yang baru dibentuk itu bisa memiliki planning yang jelas dan bisa berkembang dengan baik” Pungkas Sunyoto.

Sekedar diketahui bahwa, Lounching 35 Desa Wisata di Kabupaten Trenggalek ini dilakukan pada 14 Desember 2021 malam hari, disalah satu Hotel yang ada di Trenggalek. Peluncuran 35 Desa Wisata Baru ini ditandai dengan dibunyikannya lesung oleh Bupati, Kepala DInas Pariwisata, Sekda, dan beebrapa OPD lainnya.

Artikel sebelumyaKasus Oknum Guru Cabuli 34 Santriwati di Trenggalek Mulai Dilimpahkan Kejaksaan
Artikel berikutnyaTolak Perpres 104, Ribuan Peangkat & Kepala Desa Se-Trenggalek Longmarch Gruduk DPRD & Pendopo