Beranda Advetorial Inisiasi Berdiriya Ponpes Cabang Lirboyo di Trenggalek, Mas Ipin Pastikan Progres Berjalan...

Inisiasi Berdiriya Ponpes Cabang Lirboyo di Trenggalek, Mas Ipin Pastikan Progres Berjalan Baik

503

TRENGGALEK, bioztv.id – Turut inisiasi berdirinya pondok pesantren (Ponpes) cabang Lirboyo di Kabupaten Trenggalek, yang merupakan ponpes pertama kali di Kecamatan bendungan, Calon bupati petahana Mochamad Nur Arifin pastikan progress terus berjalan. Dalam waktu dekat proses belajar mengajar juga bisa segera dilakukan.

Saat meninjau langsung perkembangan pondok pesantren Nurul Iman, yang merupakan pondok pesantren pertama di Kecamatan bendungan ini, Calon Bupati Nomor Urut dua, Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa Mas Ipin, menyampaikan, progress pembangunan pndok pesantren ini diawali dengan pembangunan Masjid, saat ini pembangunan Masjidnya juga sudah selesai.  Bangunan Masjin dan ponpes ini berada di lahan yang diwakafkan oleh Mbah Sumadi. Setelah adanya lahan wakaf, ia dan para sesepuh sekitar lingkungan sekitar ponpes berkunjung ke Ponpes Lirboyo bertemu dengan sesepuh-sesepuh di sana. Hasilnya, wakaf tanah tersebut diterima dan diizinkan untuk membangun pondok cabang Lirboyo dilokasi tersebut,

Lebih lanjut calon bupati petahana, Mochamd Nur Arifin menyampaikan, Mengingat saat ini pembangunan masjid dan sejumlah fasilitas lain sudah selesai, proses kegiatan belajar mengajar juga bisa segera dimulai. Setelah itu, pihaknya berencana untuk membangun asrama sebagai tempat para santri dari luar kota.  Untuk sementara waktu, bagi santri yang mengetap, bisa di numpang tinggal di rumah warga sekitar.

Sebelumnya diketahui bahwa, keberadaan ponpes di Bendungan ini sempat menjadi bahasan dalam debat calon kepala daerah pertama yang digelar 8 Oktober lalu. Calon Bupati Nomor 1, Alfan Rianto, sempat mengkritik pemerintahan Mas Ipin dengan tidak adanya fasilitas pendidikan yang mendukung di Kecamatan Bendungan. Khususnya fasilitas ponpes. Sementara itu Mas Ipin menjawab bahwa dirinya turut membangun dan menginisiasi ponpes di Desa Masaran. Dan itu “bukan akan”,  tapi sudah dilaksanakan.