TRENGGALEK, bioztv.id – Evaluasi pengerjaan bangunan fisik pada tahun 2018 lalu, Komisi 3 DPRD Kabupaten Trenggalek temukan banyak bangunan yang tidak sesuai dengan perancanaan awal, Hal ini diduga kuat lantaran masih buruknya perencanaan yang diakibatkan oleh kurang profesionalnya Konsultan.
Dari hasil pemantauan Komisi 3 DPRD Kabupaten Trenggalek, pihaknya mengaku telah menemukan banyak bangunan yang dilakukan penyesuaian dan berubah dari perencanaan awal, perubahan tersebut dilakukan karena adanya kesalahan perencanaan yang tidak sesuai dengan kondisi real dilapangan.
Menanggapi hal ini perwakilan Komisi 3 DPRD Kabupaten Trenggalek, M.Hadi menerangkan, Salah satu contoh pekerjaan yang pengerjaannya dilakukan oenyesuaian dan tidak sesuai dengan perencanaan awal adalah pembangunan rabat jalan Watuagung Dongko menuju Craken Munjungan. Pada perencanaannya rabat jalan tersebut sepanjang 400 Meter, namun pada realisasinya hanya bisa dikerjakan 50 Meter saja. Hal tersebut terjadi karena diduga kuat konsultan perencana tidak terjun langsung ke lapangan.
Meski pengerjaan pembangunan yang tidak sesuai perencanaan awal tersebut bisa dilakukan dengan beberapa syarat, namun Komisi 3 menekankan agar pada tahun 2019 ini hal tersebut tida terulang lagi. Komisi 3 juga menekankan agar Konsultan perencana juga turun langsung ke lapangan sebelum membuat perencanaan.
Views: 0
















