Pasca Terisolir Longsor, Warga Munjungan Mulai Tercekik Harga Kebutuhan Pokok

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Putusnya jalur utama Kampak-Munjungan yang terjadi sejak 21 januari lalu, mulai berdampak buruk terhadap kondisi perekonomian warga, Pasalnya, Pasca terisolir akibat bencana ini harga kebutuhan pokok hingga harga material bangunan di Munjungan mulai erangkan naik dari harga biasanya, sementara itu harga hasil pertanian utama warga justru anjlok.

Berdasarkan keterangan Bukhori, Hingga saat ini kenaikan harga bahan bangunan, Pupuk, pestesida, obat obat pertanian dan kebutuhan pokok warga di munjungan mencapai sekitar 10% dari harga biasa, sementara itu beberapa harga kebutuhan pokok yang melonjak pasca terisolir longsor ini diantaranya harga gas bersubsidi 3 kg yang sebelumnya 18.000 saat ini merangkak naik menjadi 19.000 hingga 20.000 rupiah. Harga beras yang sebelumnya 8.000 per kilogramnya, saat ini naik menjadi 11.000 per kilogramnya. Sedangkan untuk harga hasil pertanian utama warga yang berupa kelapa justru mengalami penurunan dari harga sebelumnya 3.000 per biji, saat ini anjlok menjadi 2.000 hingga 2.500 rupiah per biji.

Sementara itu Kepala desa Karangturi kecamatan Munjungan, Puryono menjelaskan, Bahwa melonjaknya sejumlah harga kebutuhan pokok dan bahan bangunan di Kecamatan munjungan ini terjadi karena terkendala faktor distribusi yang lebih jauh dan lebih sulit dari jalur biasanya. Pasalnya, hingga 10 Hari pasca tertimbun longsor, jalur utama Kampak-Munjungan belum juga bisa dilewati.

Sebelumnya diketahui bahwa Pasca jalur utama tertimbun longsor di perbatasan kecamatan Kampak-Munjungan, warga setempat hanya bisa keluar menggunakan kendaraannya melalui jalur alternatif Munjungan-Dongko, semantara itu jalur tersebut jarak tempuhnya lebih jauh dan medannya juga cukup ekstrim.

Views: 1