PDAM Trenggalek Ternyata Gunakan 9 Sumur Bor, Tak Semua Pasokan Dari Mata Air Pegunungan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idSelama ini sebagian masyarakat mengira seluruh air bersih yang mengalir ke rumah pelanggan PDAM Trenggalek berasal dari mata air pegunungan. Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Perumda Air Minum Tirta Wening Kabupaten Trenggalek mengungkapkan bahwa perusahaan juga memanfaatkan sumur dalam atau sumur bor sebagai sumber air baku di sejumlah wilayah.

Dari 25 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang beroperasi, sembilan SPAM mengambil air dari sumur bor, sedangkan 16 SPAM lainnya memanfaatkan mata air pegunungan.

“Dari 25 SPAM yang kami kelola saat ini, sembilan unit mengandalkan pasokan sumur dalam. Sisanya murni memanfaatkan sumber mata air pegunungan,” terang Direktur Perumda Air Minum Tirta Wening Trenggalek, Khoirul Ansori.

Khoirul menjelaskan, PDAM memadukan dua sumber air tersebut untuk menjaga keberlanjutan dan kestabilan pasokan air bersih bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Sumber Bayong Menjadi Pemasok Air Baku Terbesar

Meski mengoperasikan sembilan sumur bor, PDAM tetap mengandalkan Sumber Bayong sebagai pemasok air baku terbesar di Kabupaten Trenggalek.

Tim teknis mengalirkan air dari Sumber Bayong melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) 1, IPA 2, dan IPA 3 untuk memenuhi kebutuhan ribuan pelanggan di kawasan padat penduduk.

“Debit dari Sumber Bayong ini menyokong kebutuhan air bersih warga di Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Tugu, Karangan, hingga Pogalan,” jelas Khoirul.

Hingga pertengahan musim kemarau 2026, debit air di Sumber Bayong masih stabil. Karena itu, PDAM belum menemukan penurunan tekanan air yang mengganggu distribusi kepada pelanggan.

“Alhamdulillah, Sumber Bayong belum terpengaruh oleh musim kemarau, sehingga layanan kami kepada masyarakat tetap berjalan normal,” tambahnya.

Layani Hampir 19 Ribu Pelanggan

Hingga saat ini, PDAM Tirta Wening telah melayani lebih dari 18.893 pelanggan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.

Dari total 14 kecamatan, hanya Kecamatan Suruh yang belum terhubung dengan jaringan perpipaan PDAM. Manajemen berkomitmen terus memperluas jaringan sambungan baru sekaligus memperkuat pasokan air baku melalui kombinasi mata air dan sumur dalam.

“Kami sudah menjangkau lebih dari 18.893 pelanggan di 13 kecamatan, dan ke depan kami terus berupaya memperluas jaringan,” pungkas Khoirul.(CIA)

Views: 11