Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi Masuk Bursa Ketua KONI, Kontestasi Mulai Hangat

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Perebutan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek mendadak memanas. Setelah sempat sepi peminat, bursa kepemimpinan kini menghadirkan nama besar. Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, secara resmi masuk dalam kontestasi Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub).

Doding mengirimkan perwakilan resminya, Huda Subur Wahyudi, untuk mendatangi Sekretariat KONI Trenggalek pada Kamis (23/1/2026). Huda secara langsung mengambil formulir pendaftaran calon Ketua KONI. Langkah ini memperkuat sinyal bahwa peta persaingan olahraga di Bumi Menak Sopal akan berubah signifikan.

“Kami datang mengambil formulir pendaftaran calon Ketua KONI. Pak Doding Rahmadi secara langsung mengutus saya untuk menindaklanjuti aspirasi rekan-rekan dari cabang olahraga,” tegas Huda Subur Wahyudi kepada awak media.

Aspirasi Cabor Dorong Figur Politik Maju

Huda mengungkapkan bahwa sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) mendorong Doding untuk maju. Mereka menilai figur politik dengan jejaring kuat mampu meningkatkan posisi tawar KONI, terutama dalam pengawalan anggaran, pemenuhan fasilitas atlet, serta penguatan sinergi lintas lembaga.

Meski demikian, Huda menegaskan bahwa langkah pengambilan formulir ini masih berada pada tahap awal.

“Kami masih melakukan langkah awal. Kami akan berkoordinasi kembali dengan Pak Doding sebelum menyerahkan berkas pendaftaran resmi. Namun, aspirasi dari cabor sudah kami sampaikan secara formal kepada panitia,” imbuhnya.

Terkait dukungan, Huda mengaku telah mengantongi sejumlah rekomendasi dari cabor, meski belum membuka rinciannya ke publik. “Beberapa dukungan sudah masuk, namun saat ini belum bisa kami sampaikan detailnya,” ujarnya.

Dua Wakil Rakyat Ramaikan Bursa KONI

Penanggung Jawab Musorkablub KONI Trenggalek, Adit Suparno, mengonfirmasi bahwa panitia telah mencatat dua pihak yang mengambil formulir pendaftaran. Keduanya sama-sama berlatar belakang legislatif.

Dua nama tersebut yakni:

  • Iqmal Eaby Mugy Mahawidya, legislator muda Gen Z sekaligus putra politisi senior Mugianto.
  • Doding Rahmadi, Ketua DPRD Trenggalek, yang mengirimkan utusan resmi untuk mengambil formulir.

“Hingga hari ini, panitia mencatat dua calon telah mengambil formulir. Namun, keduanya belum menyerahkan berkas pendaftaran resmi,” jelas Adit.

Masa Jabatan Dua Tahun, Stabilitas Jadi Kunci

Adit menegaskan bahwa panitia menjamin proses penjaringan berlangsung terbuka dan transparan. KONI membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang memenuhi persyaratan administrasi dan berdomisili di Trenggalek.

Namun, Adit mengingatkan bahwa Ketua KONI terpilih hasil Musorkablub hanya menjabat selama dua tahun hingga 2028 untuk melanjutkan sisa masa kepengurusan.

“Sesuai AD/ART, ketua terpilih boleh menyesuaikan struktur melalui pleno atau PAW, tetapi tidak boleh merombak kepengurusan secara total,” tegasnya.

Panitia menilai stabilitas organisasi menjadi hal krusial, terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

“Kalau kepengurusan dirombak total, KONI berisiko kehilangan ritme karena harus memulai adaptasi dari awal,” tambah Adit.

Catat Jadwal Penting Musorkablub KONI Trenggalek

Panitia masih membuka kesempatan bagi calon lain dengan jadwal sebagai berikut:

  • Batas akhir pendaftaran: Senin, 26 Januari 2026
  • Waktu penutupan: Pukul 14.00 WIB
  • Lokasi: Sekretariat KONI Trenggalek

Akankah muncul penantang baru di detik-detik akhir, atau kontestasi Ketua KONI Trenggalek akan mengerucut pada duel antara Ketua DPRD dengan legislator muda Gen Z? (CIA)

Views: 48