TRENGGALEK, bioztv.id – Di balik kesederhanaan Desa Karangan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, tersembunyi sebuah warung kuliner yang kini menjadi perbincangan hangat para pecinta kuliner. Warung Tongseng Yogyakarta Bu Mumpuni, meski baru beroperasi kurang dari satu bulan, telah berhasil mencuri hati masyarakat, termasuk Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin).
Warung Tongseng Yogyakarta Bu Mumpuni ini bukan sekadar tempat makan biasa; ia menyajikan cita rasa khas Yogyakarta dengan sentuhan lokal yang membuatnya begitu istimewa. Sri Mumpuni, sang pemilik warung, menceritakan bagaimana perjalanannya dalam meramu tongseng yang otentik dengan bumbu racikan rahasia keluarga.
“Selama 10 tahun, anak saya menekuni jualan tongseng di Yogyakarta. Setelah itu, saya diajari membuatnya, dan akhirnya memutuskan membuka warung di Trenggalek,” ungkap Bu Mumpuni dengan bangga.
Keputusan Sri Mumpuni hadirkan cita rasa khas jogaja di Trenggalek ini membawa hasil manis. Meski membawa nuansa khas Jogja, tongseng buatan tangannya telah mengalami modifikasi agar lebih pas dengan selera masyarakat Trenggalek.
Sejak dibuka pada 20 Agustus 2024, Warung Tongseng Yogyakarta Bu Mumpuni langsung mendapat sambutan hangat. Bukan hanya dari warga sekitar, tapi juga pengunjung dari luar daerah yang penasaran dengan cita rasanya. Warung ini buka mulai Pukul 10.00 WIB hingga Pukul 20.00 WIB. Namun, jika pengunjung masih berdatangan dan menu masih tersedia, warung ini tetap buka hingga lebih malam.
“Alhamdulillah, sudah banyak pengunjung yang ingin kembali mencicipi tongseng saya,” ujarnya sambil tersenyum.
Beragam varian tongseng pun ditawarkan di sini. Mulai dari tongseng ayam, kambing, hingga tongseng balungan, yang belakangan menjadi favorit banyak orang.
“Kami menyesuaikan harga agar terjangkau. Mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu per porsi,” kata Mumpuni.
Tidak hanya tongseng, warung ini juga menyajikan aneka minuman tradisional seperti wedang uwuh, wedang sereh jeruk, hingga wedang telang dengan harga yang ramah di kantong, antara Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu.
Yang membuat Warung Tongseng Bu Mumpuni semakin istimewa adalah suasana yang ditawarkannya. Berlokasi dalam sebuah rumah Joglo, tempat ini menyediakan suasana yang nyaman dan santai, cocok untuk keluarga yang ingin menikmati makan bersama. Bahkan, Bupati Trenggalek, Mas Ipin merasa betah dan cocok dengan menu kuliner khas jogja di warung ini.
“Meski berada di Trenggalek, tongseng Bu Mumpuni tidak kalah dengan cita rasa khas Yogyakarta,” ujar, Mas Ipin,
Ia juga mengaku menjadikan warung tongseng Bu Mumpuni ini sebagai salah satu favoritnya. Menurut Mas Ipin, jika ada tambahan menu khas jogja lain seperti sate klatak, dan menu menu khas Jogja lainnya, nuansa khas jogja akan lebih terasa.
“Rasanya sudah seperti menikmati kuliner di Jogja, seperti di rumah makan Pak Pong dan lainnya. Yang kurang hanya belum ada menu sate klataknya saja,” imbuh Mas Ipin.
Warung Tongseng Yogyakarta Bu Mumpuni bukan hanya menawarkan kelezatan, tetapi juga pengalaman kuliner yang otentik. Bagi wisatawan atau masyarakat yang berkunjung ke Trenggalek, mengunjungi warung ini menjadi sebuah keharusan. Harga yang murah tidak mencerminkan kualitas masakannya; justru, cita rasa yang dihadirkan membuat pengunjung ingin kembali lagi.
Jadi, bagi para pencinta kuliner, jika Anda sedang berada di Trenggalek, jangan lupa mampir ke Warung Tongseng Yogyakarta Bu Mumpuni. Rasakan kelezatan tongseng khas Jogja dengan nuansa lokal, dan nikmati sajian yang penuh dengan kehangatan dan keramahan, seperti pemiliknya.(MMA)
Views: 4
















