PUPR Trenggalek Sumbang SILPA Hingga 50 M, Lelang Pengadaan Bisa Turun 52% Turut Jadi Sorotan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek turut menjadi penyumbang sisa lebih penbiayaan anggaran (SILPA) yang cukup tinggi. SILPA tersebut mayoritas bersumber dari proses pengadaan barang dan jasa. Diantaranya akibat penurunan penawaran lelang yang cukup drastis, hingga pekerjaan yang tidak bisa terselesaikan.

Dari hasil evaluasi pengadaan barang dan jasa sesuai yang tercantum dalam LPJ APBD Trenggalek Tahun 2022, diketahui jika masih menjadi penyumbang SILPA yang cukup besar. Bahkan dari dinas PUPR nominal SILPA yang bersumber dari pengadaan barang dan jasa saja mencapai lebih dari 50 Miliar Rupiah. Kondisi ini dinilai berkaitan erat dengan proses lelang yang bisa turun hingga dibawah 80%. Dampaknya, banyak pekerjaan yang tidak bisa terselesaikan, sehingga anggarannya juga tidak bisa terserap.

Ketua Komisi 3 DPRD Trenggalek, Pranoto menyampaikan, Sesuai hasil evaluasi, diketahui jika ada sejumlah lelang pengadaan barang dan jasa yang turun hingga 52%. Artinya masih banyak penyedia barang dan jasa yang menawar dibawah 80%. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu potensi pekerjaan tidak bisa terselesaikan dengan baik. Pasalnya, penurunan lelang yang cukup tinggi dinilai tidak masuk logika.

Pranoto juga menambahkan, jika penurunan lelang cukup tinggi, misalnya penyedia barang dan jasa bisa menang lelang dengan menurunkan harga hingga 52%, Komisi 3 menilai ada yang salah dalam hal ini. Yakni kesalahan bisa terjadi pada proses perencanaan yang terlalu menggelembungkan anggaran, atau kesalahan justru terjadi dari sisi penerimaan barang dan jasa yang tidak berani menolak tawaran penyedia.

Views: 27