Edisi Perdana “Makaryo Neng Deso” Bupati Trenggalek Langsung Dapat Keluhan Petani di Kampak

oleh
oleh
Edisi Perdana "Makaryo Neng Deso" Bupati Trenggalek Langsung Dapat Keluhan Petani di Kampak
Edisi Perdana "Makaryo Neng Deso" Bupati Trenggalek Langsung Dapat Keluhan Petani di Kampak

TRENGGALEK, bioztv.id – Pertama kali lounching program “Makaryo Neng Deso”, atau bekerja di desa, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin langsung terima keluhan dari sejumlah Petani di Desa Karangrejo, Kecamatan kampak. Para petani keluhkan sulitnya mengatasi serangan hama burung pipit, wereng dan kondisi saluran irigasi yang sudah usang.

Keluhan petani di Desa Karangrejo, Kecamatan kampak ini disampaikan langsung dihadapan Bupati dan sejumlah OPD yang terjun ke lapangan. Untuk mengatasi persoalan hama wereng yang menyerang lahan pertanian ini, para petani meminta adanya penyemprotan pestisida secara masif. Sementara itu untuk mengatasi serangan burung pipit, petani juga meminta bantuan pengadaan jaring. Selain itu, untuk perbaikan saluran irigasi, petani juga membutuhkan adanya pipanisasi. Tujuannya, agar aliran air dari atas bukit bisa dialirkan menuju lokasi persawahan. Pasalnya, topografi dilokasi tersebut tidak memungkinkan jika harus dibangun saluran irigasi.

Menanggapi hal ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan, pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi petani tersebut. Disisi lain, para petani disana sistem bertaninya hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari hari. Artinya, mereka belum berorientasi pada produksi padi untuk perdagangan. Sehingga, ia berharap agar kebutuhan biaya proses bertaninya tidak sampai mengeluarkan biaya yang mahal. Untuk menekan biaya tersebut, pihaknya menekankan agar petani bisa bertani secara organic. Sehingga kebutuhan pupuk bisa diciptakan sendiri dari bahan bahan organik yanga da disekitar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mulai awal Tahun 2023, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin kerahkan jajaran organisasi pemeribtah daerah (OPD) terjun langsung ikuti “Makaryo Neng Deso”. Tujuannya, untuk mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat. Sehingga masyarakat juga bisa langsung sampaikan aspirasi ke OPD teknis maupun Bupati.

Views: 86